8 Teks Amanat Pembina Upacara Setelah Libur Idul Fitri 2026
Inilah 8 teks amanat pembina upacara setelah libur Idul Fitri 2026 yang bisa menjadi referensi bagi kepala sekolah dan guru.
Penulis:
Sri Juliati
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Kesabaran dalam menghadapi tantangan
Kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban
Saling memaafkan dan mempererat silaturahmi
Nilai-nilai inilah yang seharusnya kita bawa kembali ke lingkungan sekolah.
Anak-anakku, mari kita mulai hari-hari ke depan dengan semangat baru. Jadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar, bertumbuh, dan meraih cita-cita. Tinggalkan kebiasaan kurang baik selama liburan, dan gantilah dengan sikap yang lebih disiplin, rajin, dan bertanggung jawab.
Bapak/Ibu guru juga berharap kalian hadir dengan niat yang tulus untuk belajar, menghormati guru, serta menjaga kebersihan dan ketertiban sekolah.
Tidak lupa, mari kita saling memaafkan. Jika selama ini ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak, mari kita buka lembaran baru dengan hati yang bersih.
Akhir kata, semoga semangat Idul Fitri membawa perubahan positif dalam diri kita semua, menjadikan kita pribadi yang lebih baik, dan semakin berprestasi.
Sekian amanat yang dapat saya sampaikan.
Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sumber: Instagram.com/syafruddintowajo
3. Teks Amanat Pembina Upacara Setelah Libur Idul Fitri 2026
Libur Hari Raya, Waktu untuk Kembali dan Belajar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.
Anak-anakku yang saya banggakan,
Hari ini kita kembali ke sekolah setelah menikmati libur hari raya. Libur yang bukan hanya tentang istirahat, tetapi juga tentang kembali ke rumah, kembali ke hati, dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik.
Selama libur kalian mungkin berkumpul bersama keluarga, membantu orang tua, bersilaturahmi, atau sekadar menikmati waktu di rumah. Semua itu adalah pelajaran hidup yang tidak selalu kita dapatkan di dalam kelas.
Namun, hari ini kita kembali. Kembali ke sekolah bukan sekadar hadir dan duduk, tetapi membawa nilai-nilai baik dari rumah ke lingkungan sekolah.
Baca tanpa iklan