Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 98 Kurikulum Merdeka Bab 3: Berlatih
Berikut ini kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 98 Kurikulum Merdeka terdapat tugas Berlatih pada Bab 2.
Penulis:
Indah Aprilin Cahyani
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM – Buku Bahasa Indonesia Kelas 8 halaman 98 Kurikulum Merdeka pada Bab 3 memiliki judul Menulis Artikel Ilmiah Populer.
Pada buku Bahasa Indonesia Kelas 8 halaman 98 terdapat tugas Berlatih.
Materi ini terdapat dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 8 halaman 98 karangan Maya Lestari Gusfitri dan Elly Delfia terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 halaman 98 pada tugas Berlatih hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah.
Berikut Tribunnews menyajikan kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 halaman 98.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 98
Berlatih
Buatlah sebuah artikel ilmiah populer. Untuk memudahkan kalian membuat artikel, ikutilah langkah penulisan seperti yang telah kalian pelajari.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 88 Bab 2: Ciri Artikel Ilmiah
Kunci Jawaban:
Contoh 1:
Manfaat Daun Kelor sebagai Antioksidan
Masyarakat Indonesia sering menggunakan tumbuhan alami sebagai obat mengatasi keracunan karena mudah mendapatkan dan aman. Salah satu tumbuhan alami di Indonesia yang memiliki potensi untuk memperbaiki keracunan akibat paparan timbal adalah moringa (Moringa oleifera Lam.). Moringa adalah tanaman yang sangat terkenal dan banyak digunakan di seluruh dunia untuk pengobatan dan nutrisi.
Daun kelor kaya akan phytoconstituents yang aktif secara biologis seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, karotenoid, glikosida, asam amino, mineral dan vitamin. Secara tradisional dan ilmiah digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit, kekurangan gizi dan kondisi kesehatan. Flavonoid telah terbukti memiliki efek perlindungan terhadap penyakit kronis berhubungan dengan stres oksidatif.
Flavonoid utama daun Kelor adalah myrecytin, quercetin dan kaempferol. Quercetin juga memiliki sifat sebagai chelator logam berat. Asam fenolik memiliki khasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antimutagenik, dan antikanker. Gallic acid merupakan asam fenolat yang paling banyak terdapat pada daun kelor.
Paparan kronis timbal dapat memicu terjadianya radikal bebas yang menyebabkan anemia. Daun kelor (Moringa oleifera) secara tradisional telah lama dikenal sebagai tanaman yang digunakan untuk mengobati anemia. Anemia adalah kondisi medis yang ditandai oleh jumlah sel darah merah yang rendah atau kualitas hemoglobin yang kurang memadai dalam tubuh.
Daun kelor dapat digunakan sebagai tambahan nutrisi untuk anemia karena memliki kandungan zat besi dan vitamin C yang tinggi. Vitamin C berperan penting dalam penyerapan zat besi oleh tubuh. Daun kelor mengandung zat besi non-heme, yang memiliki sifat yang mudah diserap oleh tubuh. Ini berarti bahwa zat besi dalam daun kelor dapat dengan efektif diserap oleh tubuh, meskipun jenis zat besi ini tidak seefektif zat besi heme yang ditemukan dalam produk hewani. Oleh karena itu, daun kelor dapat menjadi sumber zat besi yang baik bagi individu yang mengalami anemia.
Baca tanpa iklan