Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jawaban Modul 5.5 Cinta Alam - Bagian 5, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, PINTAR Kemenag 

Salah satu bagian dalam pelatihan Kurikulum Berbasasis Cinta dalah Modul 5.5 Cinta Alam – Bagian 5, yang termasuk dalam Section 5: Pancacinta 3.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jawaban Modul 5.5 Cinta Alam - Bagian 5, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, PINTAR Kemenag 
PINTAR Kemenag
KURIKULUM BERBASIS CINTA - Informasi pendaftaran pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta di MOOC Pintar melalui website resmi MOOC Pintar. Salah satu bagian dalam pelatihan Kurikulum Berbasasis Cinta dalah Modul 5.5 Cinta Alam – Bagian 5, yang termasuk dalam Section 5: Pancacinta 3. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui platform PINTAR Kemenag kembali menghadirkan program strategis Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam dunia pendidikan. 

Program ini terbuka luas bagi ASN maupun masyarakat umum, dengan kuota besar mencapai 250 ribu peserta yang mengikuti skema pembelajaran daring berbasis MOOC (Massive Open Online Course) yang dikembangkan oleh Pusbangkom SDM Kemenag, dikutip dari kemenag.go.id.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi.

Hingga menjelang penutupan pendaftaran pada 21 April 2026, jumlah pendaftar telah menembus ratusan ribu, didominasi oleh kalangan guru dan dosen dari berbagai daerah.

Pelatihan ini dilaksanakan secara asynchronous pada 22–28 April 2026, sehingga peserta dapat belajar secara fleksibel tanpa terikat waktu dan tempat. 

Pembukaan program secara resmi dibuka oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 22 April 2026.

Pelatihan KBC ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga antara Pusbangkom SDM, Ditjen Pendidikan Islam, serta program kemitraan pendidikan INOVASI yang didukung oleh pemerintah Australia dan Indonesia. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sinergi ini diarahkan untuk menghadirkan praktik pembelajaran yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga menekankan kesejahteraan emosional dan perlindungan anak dalam proses pendidikan.

Salah satu bagian penting dalam pelatihan ini adalah Modul 5.5 Cinta Alam – Bagian 5, yang termasuk dalam Section 5: Pancacinta 3 (Cinta Alam). 

Modul ini mengajak peserta memahami pentingnya membangun kesadaran ekologis serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup dalam proses pembelajaran di madrasah. 

Materi ini menjadi bagian dari upaya besar Kemenag dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berempati terhadap alam.

Baca juga: Jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu - Bagian 4, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, PINTAR Kemenag 

Secara umum, pelatihan ini bertujuan memberikan panduan sistematis dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di satuan pendidikan. 

Peserta diharapkan mampu memahami konsep dasar KBC, menerapkan strategi pembelajaran berbasis nilai cinta, serta mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah.

Melalui program ini, Kementerian Agama Republik Indonesia menargetkan lahirnya ekosistem pendidikan yang inklusif, hangat, dan penuh kasih sayang.

Di mana setiap peserta didik merasa dihargai, dilindungi, dan tumbuh dalam suasana yang mendukung perkembangan karakter secara utuh.

Modul 5.5 Cinta Alam - Bagian 5, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, PINTAR Kemenag 

1. Manusia sebagai Khalifah di muka bumi menjadikannya patuh dan tunduk terhadap Allah yang memberikan jabatan dan yang menjadikannya wakil Allah di muka bumi, Pernyataan yang benar dibawah ini adalah ..

Jawaban: Alam semseta harus dihormati sesuai dengan syariat

2. Merusak alam mendatangkan dosa Analisis teologis dari pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ... 

Jawaban: Etika lingkungan dalam Islam memiliki dimensi spirital-transendental

3. Ibu Athiyah menugaskan murid-murid untuk merawat tanaman di kebun permakultur yang ada di Madrasah dengan meminta mereka menentukan sendiri jadwal piketnya. ia juga menugaskan anak-anak untuk melakukan pengamatan pada pertumbuhan tanaman sebagai bagian dori project based learning di pelajaran IPA. Kegiatan tersebut termasuk aktivitas... 

Jawaban: Riayah pada kurikuler

4. Sebuah madrasah yang berada di dekat perkampungan nelayan dan pantainya dipenuhi dengan berbagai sampah. Rata-rata onak yang bersekolah di situ masih memiliki kesadaran yang sangat rendah tentang makna menjaga lingitungan Sebagai kepala madrasah, Pak Amin Ingin memulai membangun kesaradan pada murid-muridnya. Program apa yang tepat untuk membangun budaya kesadaran murid-muridnya agar mencintal lingkungan?

Jawaban: Membuat kegiatan "Jumat Bersih" yang melibatkan seluruh siswa dalam kegiatan bersih-bersih di sekitar madrasah dan pantai

5. QS. Al-Araf (7) 179 menyebut manusia yang tidak menggunakan hati, mata, dan telinga untuk memahami ayat Allah seperti hewan tenak, bahkan lebih sesat. Tafsir Al-Misbah menyebut kondisi ini sebagai "mati rasa spiritual", banyak tahu tapi tidak sadar. Di sebuah madrasah, siswa memiliki nilai ujian agama yang tinggi tetapi membuang sampah sembarangan dan tidak pedull lingkungan. Evaluasi kondisi siswa ini berdasarkan materi adalah... 

Jawaban: Siswa mengalami 'mati rasa spiritual: punya pengetahuan (mata dan telinga digunakan) tetapi hati tidak difungsikan untuk memahami makna dan membangun kesadaran Tindakan.

6. Sebuah daerah mengalami krisis air akibat eksploitasi tambang, Analisis pendekatan yang paling sesuai dalam penguatan perspektif keagamaan adalah...

Jawaban: Mengintegrasikan konsep tajalli dan kesadaran bahwa alam adalah manifestasi Nama Allah

7. Bumi akan mengadukan aktifitas manusia kepada Allah. Pernyataan yang benar di bawah ini adalah ...Sifat kasih sayang bumi kepoda manusia...

Jawaban: Pengaduan bumi merupakan sikap kasih sayang bumi terhadap manusia sehingga manusia selalu diingatkan Allah untuk selalu menjaganya

8. Dalam refleksi aktivitas 54321, peserta diminta menjawab: Sejauh mana kita betul-betul hadir dan mengaktifkan radar kita menangkap kehadiran Allah di sekitar kitu?" Seorang peserta menjawab "Saya baru sadar bahwa saya sering hadir secara fisik di alam, tapi absen secara batin."

Pernyataan ini menunjukkan pemahaman bahwa...

Jawaban: kehadiran fisik di alam tidak otomatis menghadirkan kesadaran spiritual: dibutuhkan kehadiran batin yang aktif untuk menangkap tanda-tanda kebesaran Allah

9. Sebuah daerah mengalami banjir akibat alih fungsi lahon besar-besaran. Dalam forum anda diminta menjelaskan akar masalah dari perspektif konsep khalifah. Analisis yang paling tepat adalah... 

Jawaban: Pengingkaran amanah dan penggaran prinsip mizan

10. Nilai intrinsik Alam Semesta dan seluruh partikel manifestasi dari nama-nama Allah, maka sama dengan merusak alam mencederai keagungan nama Allah dan menjaga alam adalah laku spiritual cinta pada sang pencipta. Perhatikan pernyataan berikut ini :

1. Alam adalah manifestasi (tajalli) dari Asmaul Husna.
2. Manusia memiliki kuasa absolut otos alam.
3. Merusak alam samo dengan menceceral manifestasi Rahi
4. Menjaga alum adalah leku spiritual 

kombinasi pernyataan yang konsisten secara konseptual adalah..

Jawaban: 1, 3 dan 4

Disclaimer:

  • Jawaban di atas hanya digunakan untuk memandu bapak/ibu guru dalam mengerjakan Pelatihan PINTAR Kemenag 2025. 
  • Urutan soal bisa acak dan berbeda dengan yang diterima saat pelatihan.

(Tribunnews.com/Farra)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas