UTBK-SNBT 2026 di ITB Berjalan Lancar hingga Hari Ketiga, Tanpa Temuan Kecurangan
Hingga hari ketiga pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di ITB, ujian berjalan lancar, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan indikasi kecurangan.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Hingga hari ketiga pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di ITB, ujian berjalan lancar, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan indikasi kecurangan seperti perjokian atau pelanggaran prosedur lainnya.
- ITB menerapkan pengawasan berlapis, termasuk pemeriksaan keamanan, verifikasi identitas ketat, dan pengawasan aktif di setiap ruang ujian untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian.
- Sanksi tegas bagi pelanggar, mulai dari diskualifikasi hingga proses hukum.
TRIBUNNEWS.COM - Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai salah satu pusat penyelenggara Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, memastikan bahwa hingga pelaksanaan hari ketiga pada Kamis, 23 April 2026, seluruh rangkaian ujian berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.
Berdasarkan hasil pemantauan serta laporan tim pengawas di lapangan, hingga saat ini ITB tidak menemukan adanya indikasi kecurangan dalam bentuk apa pun.
Seluruh peserta mengikuti ujian sesuai ketentuan yang berlaku dengan menjunjung tinggi integritas.
Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Institut Teknologi Bandung, Achmad Rochliadi, mengatakan bahwa tidak ditemukan praktik perjokian, penggunaan alat komunikasi terlarang, kamera tersembunyi, maupun bentuk pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.
"Kami bersyukur pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di ITB hingga hari ketiga berjalan lancar dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan tertib, sementara panitia dan pengawas menjalankan tugas sesuai prosedur untuk memastikan ujian berlangsung jujur, aman, dan adil. Kami mengapresiasi para peserta yang telah menunjukkan integritas selama mengikuti ujian," ujar Achmad Rochliadi, dikutip dari laman itb.ac.id, pada Sabtu (25/4/2026).
Pengawasan Ketat dan Upaya Pencegahan Kecurangan
ITB berkomitmen menjaga marwah serta integritas akademik dalam setiap tahapan seleksi.
Untuk mencegah potensi kecurangan, ITB menerapkan pengawasan berlapis sesuai ketentuan Panitia Pusat UTBK, di antaranya:
1. Pemeriksaan Keamanan (Security Check): Seluruh peserta wajib melalui pemeriksaan menggunakan metal detector sebelum memasuki ruang ujian untuk memastikan tidak ada perangkat elektronik, kamera, maupun alat komunikasi yang dibawa masuk ke area ujian.
2. Verifikasi Identitas: Proses verifikasi data diri peserta dilakukan secara ketat untuk memastikan kesesuaian antara kartu peserta, identitas diri, dan profil wajah.
3. Pengawasan Aktif: Setiap ruang ujian diawasi oleh pengawas yang bertugas memantau pergerakan peserta selama ujian berlangsung.
Baca juga: UTBK 2026 di UB Ramah Disabilitas, Fasilitas Lengkap hingga Soroti Kendala Low Vision
Sanksi Tegas bagi Pelanggaran
ITB menegaskan bahwa setiap bentuk kecurangan, sekecil apa pun, akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Adapun sanksi bagi peserta yang terbukti melakukan pelanggaran dapat berupa:
1. Diskualifikasi Instan: Peserta akan langsung diberhentikan dari ujian. Seluruh jawaban atau hasil tes yang telah dikerjakan akan dianggap tidak sah (dibatalkan).
2. Pembatalan Kelulusan: Bagi peserta yang kedapatan melakukan kecurangan, meskipun telah melewati tahap ujian, status kelulusannya akan dibatalkan secara sepihak oleh panitia pusat.
3. Blacklist (Daftar Hitam): Peserta yang menggunakan joki akan dimasukkan ke daftar hitam seluruh Perguruan Tinggi Negeri, dan dilarang mengikuti jalur mandiri di seluruh Indonesia.
4. Tuntutan Hukum (Proses Pidana)
Jika kecurangan melibatkan tindak kriminal seperti:
- Perjokian (Impersonasi): Melibatkan orang lain untuk menggantikan posisi peserta.
- Pencurian Data/Soal: Tindakan ilegal membocorkan atau menyebarkan materi ujian.
- Pengerusakan Sistem: Tindakan peretasan atau sabotase perangkat ujian.
ITB mengimbau seluruh peserta untuk mengandalkan kemampuan diri sendiri dan tidak tergiur oleh tawaran pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan secara tidak sah.
"ITB berkomitmen untuk terus menjaga pelaksanaan UTBK yang adil, transparan, dan berintegritas bagi seluruh peserta," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.