Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 151: Mitigasi Bencana
Kunci jawaban IPS Kelas 8 halaman 151 tentang jenis-jenis keragaman budaya. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban IPS Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 151 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku IPS Kelas 8 halaman 151 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Supardi, dkk dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 3, Perubahan dan Keberlanjutan dalam Kehidupan Masyarakat.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 239 Kegiatan 9.3: Catatan Isi Buku dan Indeks
IPS Kelas 8 Halaman 151
a. Pilihlah salah satu bencana gunung meletus, gempa bumi, atau tsunami!
Jawaban:
Aku memilih bencana Gempa Bumi. Karena gempa bumi bisa terjadi kapan saja secara mendadak tanpa ada tanda-tanda awal yang pasti, jadi kita benar-benar harus selalu siap siaga.
b. Bagaimanakah upaya mitigasi bencana tersebut yang dilakukan keluargamu?
Jawaban:
Diskusi Keluarga: Ayah dan Ibu sering mengingatkan alur evakuasi. Kami sudah sepakat kalau terjadi gempa, titik kumpul utama adalah di halaman depan rumah yang jauh dari tiang listrik.
Menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB): Kami punya satu tas khusus di dekat pintu keluar yang isinya dokumen penting (fotokopi KK, surat-surat), senter, obat-obatan P3K, sedikit makanan instan, dan air minum.
Mematikan Utilitas: Kami diajarkan cara cepat mematikan kompor gas dan mencabut aliran listrik jika merasakan getaran, demi mencegah kebakaran setelah gempa.
c. Untuk mengurangi risiko bencana agar aman dari bencana tersebut, bagaimanakah cara penempatan barang-barang di rumah?
Jawaban:
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 231: Aktivitas Individu Perlawanan Diponegoro & Nilai Keteladanan
Agar risiko cedera akibat tertimpa barang saat gempa bisa dikurangi, penataan perabotan di rumah kami disesuaikan seperti ini:
Barang Berat di Bawah: Benda-benda yang berat atau terbuat dari kaca (seperti pajangan besar, buku-buku tebal, atau penanak nasi) ditaruh di rak bagian paling bawah.
Menempelkan Lemari ke Dinding: Lemari pakaian atau rak buku yang tinggi dipaku atau diberi penguat ke dinding supaya tidak mudah roboh saat ada guncangan hebat.
Jalur Evakuasi Bebas Hambatan: Di dekat pintu keluar dan koridor rumah tidak boleh ada barang-barang berserakan atau furnitur besar yang menghalangi jalan, jadi kalau harus lari keluar posisinya sudah aman.
Kaca Film: Memasang kaca film atau memastikan posisi tempat tidur jauh dari jendela kaca, supaya kalau kaca pecah tidak langsung mengenai kami saat tidur.
d. Peralatan apakah yang ada di sekolahmu terkait dengan upaya mitigasi bencana?
Jawaban:
APAR (Alat Pemadam Api Ringan): Biasanya digantung di lorong kelas dan dekat laboratorium untuk mengantisipasi korsleting listrik akibat gempa.
Petunjuk Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul: Ada stiker hijau bergambar orang berlari di dinding koridor, serta tanda "Titik Kumpul" (Assembly Point) di tengah lapangan olahraga sekolah.
Kotak P3K: Tersedia di ruang UKS dan beberapa ruang guru untuk pertolongan pertama.
Sirine/Bel Darurat: Berfungsi sebagai tanda peringatan dini kepada seluruh warga sekolah agar segera melakukan evakuasi.
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 191-192: Uji Kompetensi 10 Soal Esai Bab 3
e. Bagaimana sebaiknya peran sekolah dalam melakukan mitigasi bencana tersebut?
Jawaban:
Rutin Mengadakan Simulasi (Drill): Sekolah sebaiknya mengadakan latihan evakuasi gempa secara berkala (misalnya tiap semester). Jadi, kami para siswa tidak panik dan tahu cara berlindung di bawah meja serta cara berjalan keluar kelas dengan tertib sambil melindungi kepala.
Edukasi lewat Pembelajaran: Materi mitigasi bencana bisa dimasukkan atau lebih sering dibahas dalam pelajaran seperti IPS, Geografi, atau saat kegiatan Pramuka.
Pemeriksaan Struktur Bangunan: Pihak sekolah harus memastikan kondisi bangunan, plafon kelas, dan instalasi listrik selalu terawat dan tidak mudah rapuh atau roboh.
*) Disclaimer:
Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa sudah mengerjakan sendiri soal-soal tersebut.
(Tribunnews.com/Mohay)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.