Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PDIP Jatim Kurban 485 Sapi, Konsumsi Daging Warga Masih Rendah Jadi Sorotan

PDIP Jatim menyalurkan 485 sapi kurban Iduladha. Data konsumsi daging rendah jadi sorotan di daerah produsen sapi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PDIP Jatim Kurban 485 Sapi, Konsumsi Daging Warga Masih Rendah Jadi Sorotan
HO/IST
DISTRIBUSI DAGING KURBAN - Proses penyembelihan dan distribusi daging kurban oleh DPD PDIP Jawa Timur pada Iduladha 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Daging kurban kemudian disalurkan kepada masyarakat, masjid, pesantren, dan panti asuhan di Jawa Timur. 
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 485 ekor sapi kurban pada Iduladha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Rabu (27/5/2026).

Hewan kurban tersebut disembelih, lalu dagingnya didistribusikan ke masjid, pesantren, organisasi masyarakat, hingga panti asuhan di berbagai wilayah Jawa Timur.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menyebut kegiatan kurban merupakan agenda rutin organisasi di daerah.

“Idul Adha itu ibadah spiritual sekaligus sosial,” ujar Said.

Sebagian daging kurban disalurkan melalui struktur organisasi di daerah dan diberikan kepada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah serta lembaga sosial. Warga di sekitar kantor DPC juga menjadi penerima distribusi.

Baca juga: 4 Insiden Sapi Kurban Mengamuk, Terobos Hajatan di Banyumas Hingga Masuk Warung Kopi di Mempawah

Said memaparkan, 64,4 persen penduduk Jawa Timur bekerja di sektor informal, lebih tinggi dari rata-rata nasional 59,4 persen, yang berdampak pada stabilitas pendapatan rumah tangga.

Ia juga menyoroti konsumsi daging sapi di Jawa Timur yang berada pada kisaran 6–9 gram per kapita per minggu, jauh di bawah rata-rata global 150–200 gram.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jawa Timur memasok kebutuhan daging lokal dan nasional, sementara tingkat konsumsi daging dan kecukupan gizi rakyatnya sendiri masih rendah,” kata Said yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan adanya kesenjangan antara peran daerah sebagai produsen dan tingkat konsumsi masyarakatnya sendiri.

Distribusi daging kurban dilakukan melalui jaringan organisasi di tingkat daerah untuk menjangkau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai wilayah Jawa Timur.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas