Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD Kurikulum Merdeka Hal 79: Apa yang Terjadi Bila Tidak Ada Ada Ulat?
Simak kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 79 bab 4: Apa yang Terjadi Bila Tidak Ada Ulat?
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 79 bab 4.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 79, karangan Kusumawardhani Ardilla, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni daur hidup hewan.
Daur hidup hewan adalah proses perubahan dan perkembangan hewan sejak lahir atau menetas hingga menjadi hewan dewasa.
Setiap hewan memiliki tahapan pertumbuhan yang berbeda-beda. Ada hewan yang bentuk anaknya mirip dengan induknya, ada juga yang mengalami perubahan bentuk yang disebut metamorfosis.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 79 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 79: Apa yang Terjadi Bila Tidak Ada Ulat?
Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 79
Apa yang Terjadi Bila Tidak Ada Ulat?
Mungkin kita akan senang kalau daun di kebun tidak ada yang bolong lagi karena dimakan ulat. Namun, tahukah kamu, ulat adalah makanan kesukaan burung? Kalau ulat hilang, burung bisa kelaparan dan jumlahnya berkurang. Padahal, burung juga membantu manusia dengan memakan serangga serangga lain yang bisa merusak tanaman. Kalau burung berkurang, serangga bisa semakin banyak dan membuat kebun menjadi rusak.
Selain itu, ulat juga menjadi bagian penting dari siklus hidup kupu-kupu. Kalau tidak ada ulat, maka kupu-kupu pun tidak akan ada. Padahal, kupu-kupu membantu penyerbukan bunga Pastikan semua anggota bekerja sama. Kalian dapat menggunakan barang-barang bekas dalam pembuatannya. Buat setiap fase siklus hidup secara berurutan. sehingga tanaman bisa berbuah. Jadi, meskipun sering dianggap mengganggu, ulat ternyata sangat penting untuk kehidupan di bumi
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 76 Edisi Revisi: Lihat Lingkungan Sekitar
Nah, sekarang coba kamu pikirkan. Bagaimana kalau hewan lain yang sering kita anggap mengganggu, seperti nyamuk atau kecoak, juga hilang dari bumi? Apa yang akan terjadi?
Jawaban :
Jika nyamuk hilang dari bumi, manusia mungkin merasa senang karena tidak perlu khawatir terhadap gigitan nyamuk dan penyakit seperti demam berdarah atau malaria. Namun, nyamuk juga memiliki peran dalam ekosistem. Larva nyamuk menjadi makanan bagi ikan, katak, dan beberapa serangga air. Nyamuk dewasa juga menjadi makanan bagi burung, kelelawar, dan capung. Jika nyamuk hilang, hewan-hewan tersebut dapat kehilangan salah satu sumber makanannya.
Jika kecoak hilang dari bumi, lingkungan mungkin terlihat lebih bersih. Namun, kecoak berperan sebagai pengurai yang membantu menghancurkan sisa-sisa tumbuhan, hewan mati, dan bahan organik lainnya. Tanpa kecoak, proses penguraian dapat berkurang sehingga sampah organik lebih lama terurai. Selain itu, beberapa hewan seperti burung, reptil, dan laba-laba juga menjadikan kecoak sebagai makanan.