Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PGN Gagas Kembangkan CNG untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

PGN Gagas terus memperluas pemanfaatan CNG yang efisien dan ramah lingkungan untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi impor LPG

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in PGN Gagas Kembangkan CNG untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
Istimewa
PEMANFAATAN CNG - Selama hampir 13 tahun, PGN Gagas konsisten mengembangkan pemanfaatan CNG yang memiliki kadar karbon lebih rendah, efisien, dan ekonomis, sekaligus berperan dalam menekan impor liquefied petroleum gas (LPG). 

TRIBUNNEWS.COM — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), terus memperkuat ekosistem Compressed Natural Gas (CNG) di Indonesia.

Selama hampir 13 tahun, PGN Gagas konsisten mengembangkan pemanfaatan CNG yang memiliki kadar karbon lebih rendah, efisien, dan ekonomis, sekaligus berperan dalam menekan impor liquefied petroleum gas (LPG).

Langkah ini sejalan dengan pandangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menilai CNG memiliki potensi besar sebagai energi alternatif domestik.

Dalam acara HIPMI-Danantara Business Forum 2025 di Jakarta, (20/10/2025), Bahlil menekankan pentingnya memperluas pemanfaatan gas dalam negeri mengingat kebutuhan LPG yang masih tinggi dan sebagian besar dipenuhi dari impor karena keterbatasan pasokan bahan baku Propana (C3) dan Butana (C4).

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menjelaskan bahwa CNG yang merupakan gas bumi hasil proses kompresi memiliki keunggulan dari sisi penyimpanan dan distribusi, serta telah dimanfaatkan oleh berbagai sektor seperti industri, komersial, UMKM, dan transportasi.

“Kami mendukung penuh langkah Pemerintah dalam mengembangkan beragam produk gas domestik untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Selain CNG, kami juga mengupayakan pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) agar jangkauan penggunaan gas bumi semakin luas,” ujar Santiaji.

Baca juga: PGN Genjot Revitalisasi Tangki LNG Arun, Perkuat Posisi Indonesia Sebagai Hub Energi Regional

Salah satu pengguna baru CNG adalah PT Dharma Polimetal Tbk (Dharma Group), yang melakukan konversi energi pada Selasa, (21/10/2025). Menurut Business Unit Head Dharma Group, Tony Herdian, peralihan ini memberikan manfaat nyata.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sejak menggunakan CNG, kami merasakan efisiensi biaya operasional serta kontinuitas produksi yang lebih baik. Dengan kebutuhan gas bumi sekitar 60.000–72.000 m⊃3; per bulan, CNG menjadi pilihan energi yang stabil dan berkelanjutan,” ungkap Tony.

PGN Gagas juga terus memperluas infrastruktur gas bumi. Pada Agustus 2025, perusahaan melakukan groundbreaking LNG Hub di Bandung dengan kapasitas produksi 0,5 MMSCFD.

Sementara pada September 2025, pembangunan Mother Station (MS) CNG Medan berkapasitas 1 MMSCFD dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gas sektor industri, komersial, dan UMKM di Sumatera Utara dengan potensi pemanfaatan hingga 4,48 BBTUD.

Selain untuk industri, CNG juga dimanfaatkan dalam proyek strategis Pemerintah seperti penyediaan energi bagi dapur layanan Makan Bergizi Gratis di Batam, Bogor, dan Boyolali. PGN Gagas turut menyediakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Mobile Refueling Unit (MRU) bagi transportasi umum seperti bus kota (BRT), bajaj, dan taksi.

Saat ini, PGN Gagas mengoperasikan 11 SPBG di 7 provinsi, dengan rata-rata pengisian sekitar 2.200 kendaraan per hari.

Baca juga: PGN Catat Penurunan Emisi 24.861 Ton CO₂e, Lampaui Target Perusahaan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas