Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dari Biochar hingga Aplikasi Sampah Digital, Pertamina Dorong Ekonomi Sirkular di Yogyakarta

Pertamina peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menanam 1.000 pohon dan memperkuat inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Dari Biochar hingga Aplikasi Sampah Digital, Pertamina Dorong Ekonomi Sirkular di Yogyakarta
Dok. Pertamina
TANAM 1000 POHON - Pertamina memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menanam 1.000 pohon dan memperkuat inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Bantul, Yogyakarta. 

TRIBUNNEWS.COM- PT Pertamina (Persero) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar penanaman 1.000 bibit pohon serta memperkuat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di TPS3R Desa Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan yang digelar pada Jumat (5/6/2026) tersebut menjadi pembuka rangkaian program lingkungan Pertamina yang dilaksanakan secara nasional. Penanaman pohon juga dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah operasi Pertamina Group, termasuk di kawasan Kilang Plaju, Elnusa, dan unit operasi lainnya.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung mitigasi perubahan iklim sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, yakni "Saatnya Bekerja untuk Iklim".

"Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum bagi Pertamina untuk terus memperkuat aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Kami memilih TPS3R Guwosari sebagai titik awal karena tempat ini menunjukkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan secara nyata memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat," ujar Arya.

Baca juga: Komisaris Pertamina Apresiasi DEB Uma Palak Lestari yang Dongkrak Panen Petani Bali

Salurkan Bantuan Rp150 Juta

Selain melakukan penanaman pohon, Pertamina juga menyerahkan bantuan Program Go-Sari Edupark senilai Rp150 juta.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan aplikasi pengumpulan sampah Go-Sari, inovasi biochar, budidaya ayam petelur, serta program Rewulu Reborn yang mengolah limbah segel mobil tangki menjadi produk bernilai ekonomi.

Rekomendasi Untuk Anda

TPS3R Guwosari dipilih sebagai lokasi kick off karena dinilai berhasil menjadi contoh kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan akademisi dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan sampah.

Lurah Guwosari, Masduki, mengatakan program pengelolaan sampah terpadu yang dijalankan di wilayahnya telah membantu sekitar 1.500 kepala keluarga dalam menangani sampah rumah tangga.

Program tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi lebih dari 27 warga, termasuk kelompok lanjut usia, yang terlibat dalam berbagai aktivitas pengelolaan sampah.

"Kami mendorong masyarakat memilah sampah dari rumah. Semakin baik sampah dipilah, maka biaya pengolahannya semakin kecil atau bahkan tidak dipungut biaya. Dari kegiatan ini pekerja pendukung bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta per bulan," katanya.

Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Berbagai inovasi yang dikembangkan di TPS3R Guwosari mencakup pengolahan sampah organik menjadi biochar yang dimanfaatkan sebagai material filter knalpot mobil tangki.

Selain itu, sampah plastik diolah menjadi palet dan furnitur, sementara limbah segel mobil tangki dimanfaatkan menjadi berbagai produk kerajinan bernilai guna.

Melalui inovasi tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan timbunan limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kelola Lebih dari 951 Ribu Ton Sampah per Tahun

Pertamina juga akan melanjutkan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 10 Juni 2026 melalui program pengelolaan sampah pesisir yang memanfaatkan kapal pembersih sampah (trash skimmer) hasil kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas