Pesta Asia 2018
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Asian Games 2018

Sambut Asian Games, Kemensetneg Adakan Acara Bedah Buku Autobiografi Bepe

Sambut Asian Games, Kemensetneg Adakan Acara Bedah Buku Autobiografi Bepe
dok. persija
Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyelenggarakan Bedah Buku Autobiografi Bambang Pamungkas (Bepe) yang berjudul “BEPE20 PRIDE” di Gedung Krida Bhakti, Jakarta, Selasa (31/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyelenggarakan Bedah Buku Autobiografi Bambang Pamungkas (Bepe) yang berjudul “BEPE20 PRIDE” di Gedung Krida Bhakti, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Bedah buku ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan “Road to Asian Games 2018” yang diselenggarakan oleh Kemensetneg.

Sebelumnya, Kemensetneg menggelar olahraga bersama dalam kegiatan Setneg Fun Run Asian Games 2018, Minggu, (29/7/2018), Senayan, Jakarta.

Kegiatan bedah buku diawali dengan sambutan dari Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, Dadan Wildan yang sekaligus membuka secara resmi acara bedah buku BEPE20 PRIDE.

Dalam bedah buku itu, Bepe menjelaskan arti “PRIDE” dimana memiliki makna yang begitu dalam, yaitu Plurality, Responsibility, Integrity, Dignity, dan Equity.

“Sebenarnya saya waktu itu agak bimbang menentukan judul buku ini. Saya ingin memberikan sesuatu yang singkat, padat, tapi tegas. Pride artinya tidak hanya kebanggaan, tapi lebih dari itu ada makna dimasing-masing huruf yang membentuk kata itu,” ungkap Bepe.

“Kelima prinsip ini menggambarkan bahwa dalam menjalani sebuah profesi, seseorang tetap harus menjunjung tinggi hal-hal yang benar. Masing-masing karakteristik dalam “PRIDE” seharusnya dimiliki dan diterapkan juga,” tambahnya

Selain itu, Bepe juga berharap penyelenggaraan Asian Games 2018 menjadi semakin semarak dan sukses. Tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, atlet Indonesia bisa berprestasi dalam ajang ini.

“Pastikan di dada ajang ini menjadi satu-satunya dan tidak mungkin terulang. Terus berusaha keras dan mengenai hasilnya tinggalkan serahkan kepada yang Maha Kuasa. Sekali lagi selamat bertanding, pastikan ini sebuah kebanggaan maupun kehormatan. Setidaknya sekali lagi tunjukkan penampilan yang semaksimal mungkin apalagi ada doa dari masyarakat Indonesia,” harapnya.

  Loading comments...

Berita Populer

Latest News

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas