Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Daripada Lawan Kotak Kosong, Gibran Jokowi Disarankan Hadapi Putri Woelan Sari di Pilkada Solo

Putri telah melakukan penjajakan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor DPD PKS Kota Solo pada Kamis (23/7/2020) lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Daripada Lawan Kotak Kosong, Gibran Jokowi Disarankan Hadapi Putri Woelan Sari di Pilkada Solo
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Cucu Raja Solo B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi bersama warga di Bank Sampah Kampung Yosoroto, Purwosari, Solo. 

"(Kalau) yang dipilih cuma antara Gibran dan kotak kosong, kemungkinan Gibran menang pun belum tentu."

"Bisa jadi, orang datang hanya untuk kecewa, pilih kotak kosong," ujar Pangi.

Baca: Sikap Jokowi soal Kerabatnya di Pilkada 2020: Bicara dengan Surya Paloh hingga Undang Pesaing Gibran

Pangi kembali menekankan, majunya Putri dalam Pilkada Solo 2020 nantinya akan baik bagi pesta demokrasi.

Menurut Pangi, hadirnya lawan dalam sebuah kompetisi tentu menjadi hal yang penting.

Tanpa adanya lawan, Pangi menyebutkan, hal itu menandakan perjalanan demokrasi bermasalah.

"Kabar majunya pihak dari keraton ini, tentu baik bagi pesta demokrasi kita karena ada kompetisi, yang sebetulnya memang perlu muncul lawan ini."

"Kalau tidak, ya ini demokrasi kita sudah pasti bermasalah perjalanannya," beber Pangi.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, menurut Pangi, hadirnya lawan untuk Gibran di Pilkada Solo 2020 perlu disambut baik.

Baca: Ini Alasan Achmad Purnomo Tak Bersedia Jadi Timses Gibran di Pilkada Solo

Menurutnya, dengan adanya lawan tanding, maka pesta demokrasi pun akan lebih terasa.

"Sebaiknya memang ini harus kita dukung bersama, memang ada lawan supaya ada kompetisi, ada pertandingan lah."

"Memang ini akan membuat lebih meriah, lebih terasa," kata Pangi.

"Kita dukung saja, memang kita butuh lawan tanding yang sebanding untuk Gibran, untuk mengimbangi," sambungnya.

Pangi menjelaskan, selain membuat partisipasi politik tinggi, hadirnya lebih dari satu calon Wali Kota Solo tentu akan menyuguhkan pilihan bagi masyarakat.

Dengan begitu, dalam kontestasi pilkada ini, masyarakat memiliki alternatif pilihan.

"Selain partisipasi politik yang cukup tinggi, ada sajian atau menu yang disiapkan pada masyarakat sehingga masyarakat itu punya banyak pilihan."

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas