Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Arahan Jokowi Soal Pilkada 2020: Disiplin Protokol Kesehatan hingga Jaga Kualitas Demokrasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terkait persiapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

Arahan Jokowi Soal Pilkada 2020: Disiplin Protokol Kesehatan hingga Jaga Kualitas Demokrasi
Tribunnews/Jeprima
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada Masa Persidangan I DPR Tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2020). Pidato Presiden Jokowi tersebut dalam rangka penyampaian RUU tentang APBN TA 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terkait persiapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

Dalam arahannya itu, Jokowi menekankan agar protokol kesehatan ditegakkan dalam penyelenggaraan Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/9/2020).

"Perlu saya tegaskan kembali, keselamatan masyarakat, kesehatan masyarakat adalah segala-galanya, jadi protokol kesehatan tidak ada tawar-menawar," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, keberhasilan Indonesia untuk keluar dari berbagai risiko akibat pandemi Covid-19 adalah jika berhasil menangani masalah kesehatan.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, kedispilinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada harus dilakukan, harus ditegakkan dan tidak ada tawar menawar.

Baca: Ditegur Tito Karnavian, Berikut Daftar Calon Kepala Daerah yang Melanggar Aturan Jelang Pilkada

Baca: Jokowi Minta Waspadai Klaster Pilkada, Satgas Covid-19: KPU Harus Tegakkan Aturan

Jokowi kemudian menyinggung soal masih banyaknya bakal pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan.

"Karena saya mengikuti situasi di lapangan, masih banyak pelanggaran protokol yang dilakukan oleh bakal pasangan calon."

"Misalnya masih ada deklarasi bakal pasangan calon yang menggelar konser yang dihadiri oleh ribuand an mengundang kerumunan menghadirkan massa."

"Hal seperti ini saya kira harus menjadi perhatian kita dan situasi tidak bisa dibiarkan," terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas