Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Perludem: Pilkada Dijadikan Alat Negara Minta Tolong Kandidat Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Permintaan bantuan itu terlihat dalam Peraturan KPU (PKPU) utamanya pada tahapan kampanye

Perludem: Pilkada Dijadikan Alat Negara Minta Tolong Kandidat Sosialisasikan Protokol Kesehatan
setkab.go.id
Pilkada Serentak 2020 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini menuturkan Indonesia jadi satu - satunya negara di dunia yang menjadikan Pilkada sebagai alat negara meminta bantuan kepada calon kepala daerah.

"Uniknya satu - satu di dunia di mana Pilkada menjadi alat negara meminta bantu kepada kandidat, ya di Indonesia," kata Titi dalam diskusi virtual, Sabtu (3/10/2020).

Permintaan bantuan itu terlihat dalam Peraturan KPU (PKPU) utamanya pada tahapan kampanye. Sebagai contoh, KPU mengatur handsanitizer, masker, dan alat pelindung diri lainnya sebagai bahan kampanye.

Baca: Donald Trump Positif Covid-19, Hotman Paris: Ayo Pemimpin Indonesia Ambil Hikmahnya, Pilkada Lanjut?

Baca: Pilkada di Tengah Pandemi Jadi Momentum Parpol Berikan Pendidikan Politik ke Masyarakat

Baca: Mardani: Jokowi Perlu Terbitkan Perppu Pilkada untuk Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan

Menurutnya hal itu adalah bentuk aturan permintaan tolong negara kepada para calon kepala daerah yang terlibat di Pilkada 2020. Padahal kata dia, saat ini angka pandemi Covid-19 atau pertambahan kasus positif di Indonesia terus alami peningkatan.

Bukan cuma itu permintaan bantuan tersebut, Indonesia juga disebut jadi negara satu - satunya yang menempatkan pelaksanaan Pilkada sebagai stimulus perekonomian di masa pandemi.

"Ketika angka pandemi naik, tapi justru Pilkada dijadikan medium negara meminta tolong kepada aktor politik tadi dengan membagikan masker, handsanitizer sebagai bahan kampanye," ujarnya.

"Satu - satunya cuma ada di Indonesia. Pilkada di tengah pandemi jadi stimulus perekonomian," pungkas Titi.

Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas