Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bawaslu RI: Kampanye Tatap Muka Masih Jadi Primadona Cakada di Tengah Pandemi Covid-19

pasangan calon kepala daerah (cakada) masih banyak memilih kampanye tatap muka, dibanding memanfaatkan teknologi di tengah pandemi Covid-19

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Bawaslu RI: Kampanye Tatap Muka Masih Jadi Primadona Cakada di Tengah Pandemi Covid-19
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Mochammad Afifudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Bawaslu RI Muhammad Afifudin menyebut pasangan calon kepala daerah (cakada) masih banyak memilih kampanye tatap muka, dibanding memanfaatkan teknologi di tengah pandemi Covid-19.

"Hasil pengawasan, metode kampanye yang dipilih para calon, tidak banyak berubah disaat tidak ada wabah. Jadi secara umum, kampanye tatap muka masih jadi primadona," papar Afifudin saat acara Polemik Trijaya bertema Evaluasi Kampanye Pilkada 2020, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, kampanye tatap muka memang tidak dilarang, dimana syaratnya menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan peserta yang hadir dibatasi sesuai ketentuan. 

"Dalam 10 hari terakhir ada 17 ribuan (kegiatan kampanye tatap muka), dari sebelumnya pada 10 hari sebanyak 16 ribuan," papar Afif. 

Baca juga: Hasil Pengawasan 10 Hari Kelima Masa Kampanye, Bawaslu Catat 398 Kegiatan Langgar Protokol Kesehatan

Afif menyebut, banyak faktor cakada masih lebih senang berkampanye tatap muka dibandingkan bertemu secara virtual dengan masyarakat, misalnya keterbatasan akses internet dan lainnya.

"Ini juga karena kebiasaan, orang menganggap kampanye itu ya ketemu orang, datang kemudian di suatu tempat difasilitasi," ucap Afif. 

Diketahui, Pilkada serentak akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 di 270 wilayah, baik memilih gubernur, walikota maupun bupati. 
 

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas