Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tim Jokowi-Ma'ruf Jawab Kritik Rachel Maryam soal Tol dan Aspal

Ia menangkap kesan bahwa Rachel mengakui pembangunan infrastruktur berjalan baik dan mulai menampakkan hasil.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Tim Jokowi-Ma'ruf Jawab Kritik Rachel Maryam soal Tol dan Aspal
Super Ball - Celestinus Trias HP
Rachel Maryam. (Super Ball/Celestinus Trias HP). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Jokowi-Ma'ruf, Dedek Prayudi, menyanggah pernyataan politikus Gerindra, Rachel Maryam, tentang rakyat miskin yang mengeluhkan beban berat ekonomi tapi pemerintah membanggakan proyek infrastruktur.

Dedek mengatakan, pernyataan Rachel Maryam tersebut menunjukkan ketidakpahaman akan substansi pembangunan manusia dan pentingnya infrastruktur dalam produksi dan distribusi pangan.

Dedek mengatakan, selama Jokowi berkuasa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terdiri dari harapan Lama Sekolah, Harapan Lama Hidup, Tingkat Pendidikan Rata-Rata, dan Pengeluaran Perbulan Perorang naik signifikan dari 68,9 pada 2014 menjadi 70,8 pada 2017.

"Walaupun seluruh provinsi mengalami kenaikan IPM, untuk pertama kalinya, kenaikan IPM tertajam adalah provinsi-provinsi dibelahan Timur Indonesia, yakni Papua, Papua Barat, Gorontalo dan NTB," klaim Dedek lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (18/8/2018).

Sedangkan jumlah penduduk Indonesia Timur, kata Dedek, hanya berkisar 10% dari penduduk nasional, dibandingkan dengan penduduk dipulau Jawa dan Sumatera yang mencapai 70% lebih komposisi penduduk nasional.

"Kalau Presiden Joko Widodo hanya mementingkan efek elektoral dan bukan mengemban amanah sila ke 5 Pancasila, komitmen untuk membangun Indonesia Timur tidak akan setinggi yang telah digambarkan oleh kenaikan IPM ini," kata Dedek.

Rekomendasi Untuk Anda

Dedek juga menanggapi kritik Rachel mengenai infrastruktur.

Ia menangkap kesan bahwa Rachel mengakui pembangunan infrastruktur berjalan baik dan mulai menampakkan hasil.

"Kenapa pembangunan infrastruktur ini begitu penting? Bagaimana kita dapat memaksimalkan pembangunan manusia kalau tidak ada gedung sekolah," ucap Dedek.

Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla, kata Dedek, dapat memastikan rakyat dapat asupan pangan dengan harga terjangkau dengan membangun jalan penghubung, pelabuhan, dan bandara.

"Persoalan pembangunan manusia tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa infrastruktur yang menunjang," imbuh Dedek.

Walaupun pembangunan infrastruktur masif, menurut Dedek, pembangunan manusia tetap berjalan beriringan.

Baca: Karnaval Murid TK di Probolinggo Dikritik, Ini Keterangan Kapolres

Baca: Rehat dari Hiruk-Pikuk Politik, SBY Terbang ke Singapura dan Absen di Upacara 17-an di Istana

"Bahkan pembangunan manusia dan infrastruktur ini juga memastikan keadilan sosial untuk dirasakan oleh rakyat miskin yang selama ini tersisihkan dari buah pembangunan," tuturnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas