Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

KPU: Pengambilan Nomor Urut Capres-Cawapres Kemungkinan Jumat Malam

untuk kepentingan pemberitaan di media massa. Sehingga, harapannya masyarakat dapat menyaksikan melalui layar kaca secara langsung.

KPU: Pengambilan Nomor Urut Capres-Cawapres Kemungkinan Jumat Malam
Tribunnews/JEPRIMA
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi bersama Komisioner Bawaslu Afifuddin saat menunjukkan Desain Surat Suara yang akan digunakan pada pemilu serentak 2019 di Kantor KPU, Jakara Pusat, Jumat (14/9/2018). Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019. Rangkaian tahapan sudah akan dilakukan sejak tahun ini, tepatnya pada Oktober 2017. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjadwalkan pengambilan nomor urut pasangan calon presiden-calon wakil presiden untuk pemilihan presiden (pilpres) 2019, pada Jumat (21/9/2018) malam.

"Ada kemungkinan pencabutan (nomor urut,-red) malam. Kemungkinan besar," ujar Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tantowi, ditemui di kantor KPU RI, Rabu (19/9/2018).

Dia mengungkapkan ada dua alasan pengambilan nomor urut dilakukan pada malam hari.

Pertama, untuk kepentingan pemberitaan di media massa. Sehingga, harapannya masyarakat dapat menyaksikan melalui layar kaca secara langsung.

"Mendapatkan coverage media yang lebih luas. Jadi prime time untuk publik. Malam itu tujuan agar pemirsa banyak, kalaupun masyarakat berbondong-bondong, mereka juga tak akan bisa masuk, mereka sebaiknya nonton dari rumah," kata dia.

Kedua, untuk mencegah bentrokan antara pendukung dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Apalagi, kata dia, terdapat aturan yang tidak boleh mengumpulkan massa lebih dari pukul 18.00 WIB.

"Tetapi sebenarnya tak boleh kalau ada pengumpulan massa, setelah jam 6 malam," kata dia.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan instansi Polri

"Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan. Kami bekerjasama juga dengan Polda Metro Jaya," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas