Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Ngabalin Sambut Baik Kabar Bergabungnya Yusril Ihza Mahendra Menjadi Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf

Yusril Ihza Mahendra dikabarkan menjadi kuasa hukum pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ngabalin Sambut Baik Kabar Bergabungnya Yusril Ihza Mahendra Menjadi Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf
Glery
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dikabarkan menjadi kuasa hukum pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Kabar tersebut dibenarkan Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin.

Ngabalin pun menyambut baik kabar bergabungnya Yusril Ihza Mahendra.

Baca: Keluarga Korban Jatuhnya Lion Air: Dengan Rasa Hormat, Saya Mohon Pak Rusdi Kirana Berdiri

"Saya sudah mendapat informasi (bergabung nya Yusril) tadi saya bilang kalau benar itu menjadi sesuatu yang diberikan kepercayaan kepada pak Yusril sebagai seorang profesional. Sebagai seorang pengacara. saya tahu kapabilitas dan kredibilitasnya," ujar di posko korban Pesawat Lion Air PK-LQP, JICT, Jakarta Utara, Senin (5/11/2018) petang.

Ngabalin mengatakan kepiawaian Yusril dalam dunia hukum tidak perlu diragukan.

Ngabalin menganggap Yusril sebagai sosok yang tangguh.

Baca: Seminggu Jadi Istri Irwan Mussry, Maia Estianty Ungkap Perbedaan Suaminya: Enggak Kelihatan Kan?

"Ya pengacara itu kan profesional siapa saja yang menjadi lawyer itu kan ada sumpah ada etika untuk kepentingan penegakan hukum," ujar Ngabalin.

Ia pun tidak khawatir jika suatu saat Yusril dapat menjadi musuh dalam selimut di tubuh Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

"Engga. setiap lawyer punya kode etik. setiap lawyer punya code of condact dan saya tahu Yusril dalam kapasitas ilmu kepribadian moralnya luar biasa karena saya pernah menjadi anggota dan pimpinan di DPP Partai Bulan Bintang pernah menjadi DPR RI dari PBB," ujar Ngabalin.

Baca: PSIS Semarang Targetkan Poin Penuh Laga Selanjutnya

"Maka itu saya menyatakan mudah-mudahan kalau itu benar ahlan wa sahlan, selamat," tambah dia.

Hingga Tribunnews.com menurunkan berita ini, Yusril belum memberikan pernyataan terkait kabar tersebut.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas