Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Farhat Abbas Minta PSI Dikeluarkan dari Koalisi

Farhat Abbas berbeda pandangan dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie perihal poligami.

Penulis: Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Farhat Abbas berbeda pandangan dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie perihal poligami.

Farhat menilai pernyataan Grace Natalie yang menolak poligami dapat merugikan capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

"Pernyataan-pernyataan Ketua Umum PSI ini merugikan Jokowi. Jadi seolah-olah nanti Pak Jokowi melarang poligami," ujar Farhat ditemui di Balai Kartini, Semanggi, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Artis sekaligus advokat itu beranggapan apa yang diperjuangkan PSI soal pelarangan poligami sama saja dengan tidak menghargai pluralisme di Indonesia.

Dirinya pun berpandangan jika poligami bukanlah kepentingan dari laki-laki.

"Poligami itu sebenarnya kepentingan wanita. Jangan dibalik jangan dipikirin bahwa laki-laki ingin punya istri dua tapi banyak wanita yang mau jadi istri kedua, ketiga dengan alasan ekonomi," kata caleg PKB itu.

Oleh karena itu, dia meminta PSI dikeluarkan dari Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau masuk ke parlemen merevisi UU Perkawinan kalau PSI tidak setuju berarti dia tidak menghargai pluralisme dalam beragama di Indonesia," jelasnya.

"Oleh Karena itu sebagai juru bicara TKN, saya tidak pernah dicopot dan PSI pernah mengatakan saya bukan juru bicara tapi atas nama caleg DPR RI PKB yang hari ini bertemu Pak Jokowi saya meminta PSI dikeluarkan dari koalisi, mengganggu saat saya kampanyekan Pak Jokowi," tandasnya.(*)

Baca: Juru Bicara PSI: Poligami Itu Memperdayai Perempuan, Bukan Memberdayakan Perempuan

Baca: Nilai PSI Salah Kaprah, Seharusnya yang Dilarang Prostitusi dan Miras

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas