Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banjir Rendam Cipinang Melayu Makasar Jaktim, Ketinggian Air 1 Meter

Akibat banjir luapan Kali Sunter ini, sejak Kamis malam sejumlah warga terpaksa mengungsi ke Masjid Universitas Borobudur dan Masjid Al Hidayah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Banjir Rendam Cipinang Melayu Makasar Jaktim, Ketinggian Air 1 Meter
Tribunnews.com
ILUSTRASI BANJIR - Banjir merendam permukiman warga di RW 04, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur dengan ketinggian sekitar 1 meter pada Jumat (23/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Banjir setinggi sekitar satu meter merendam permukiman warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, akibat luapan Kali Sunter dan kiriman air dari Bogor. 
  • Sejumlah warga mengungsi ke masjid, sementara petugas masih bersiaga karena debit air berpotensi naik. 
  • BPBD DKI mencatat 14 ruas jalan di Jakarta tergenang banjir dengan ketinggian hingga 65 sentimeter.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Banjir merendam permukiman warga di RW 04, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur dengan ketinggian sekitar 1 meter pada Jumat (23/1/2026).

Banjir tersebut akibat luapan Kali Sunter sejak Kamis (22/1) malam.

"Tadi pagi jam 03.00 WIB ketinggian air sempat surut, tapi pagi ini air naik lagi. Ketinggian sekarang masih sekitar 1 meter," kata Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo.

Akibat banjir luapan Kali Sunter ini, sejak Kamis malam sejumlah warga terpaksa mengungsi ke Masjid Universitas Borobudur dan Masjid Al Hidayah yang berada dekat dari permukiman.

Sejumlah petugas jajaran Pemkot Jakarta Timur pun hingga pagi ini masih bersiaga di lokasi mengantisipasi bila air kembali naik, dan warga membutuhkan bantuan evakuasi.

"Info sampai dengan kemarin malam pengungsi warga RW 04 yang ada di Masjid (Universitas) Borobudur itu sekitar 30 jiwa, terus di Masjid Al hidayah sekitar 20 jiwa," ujar Subagyo.

Rekomendasi Untuk Anda

Subagyo menuturkan selain tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Jakarta, banjir yang merendam permukiman warga dipicu debit air kiriman dari Bogor.

Pasalnya berdasarkan data hingga Jumat pagi ini tinggi pos pantau Sunter Hulu masih berstatus siaga 2, sehingga dikhawatirkan debit air dapat kembali naik bila hujan deras turun.

 Baca juga: Banjir Jakarta Belum Surut, 125 RT & 14 Ruas Jalan Masih Terendam hingga 150 Cm Hingga Jam 07.00


"Ini masih bertambah terus debit airnya," tuturnya.

Daftar Ruas Jalan Jakarta yang Banjir

Sementara itu, hujan yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tergenang banjir pada Jumat (23/1/2026) pagi, berdampak langsung pada arus lalu lintas. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 14 ruas jalan terdampak banjir, dengan ketinggian genangan bervariasi antara 10–65 cm. 

Rinciannya: 

Jakarta Barat: 

  • Jl. Srengseng Raya: 25 cm
  • Jl. Daan Mogot KM 13: 30 cm
  • Jl. Peternakan 2, Kel. Kapuk: 20 cm
  • Jl. Gotong Royong, Kel. Kapuk: 40 cm
  • Jl. Kapuk Bongkaran, Kel. Kapuk: 40 cm
  • Depan RS Soeharto Heerdjan, Kel. Jelambar: 10 cm
  • Jl. Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke: 20 cm
  • Perum BTN Jl. Delima VIII, Kel. Kembangan Utara: 35 cm
  • Jl. Strategi Raya, Kel. Joglo: 65 cm
  • Jl. Basoka Raya, Kel. Joglo: 65 cm 
Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas