Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menduga Tabloid Indonesia Barokah Melibatkan Pendukung Jokowi, BPN Tunggu Sikap Polisi

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menunggu sikap kepolisian menyelidiki penyebar Tabloid Indonesia Barokah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Menduga Tabloid Indonesia Barokah Melibatkan Pendukung Jokowi, BPN Tunggu Sikap Polisi
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menunggu sikap kepolisian menyelidiki penyebar Tabloid Indonesia Barokah.

Sebelumnya BPN menduga ada keterlibatan Wakil Ketua Direktur Komunikasi Politik Ipang Wahid dalam Tabloid tersebut.

"Ya polisi lebih tahu apa yang harus dilakukan," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (28/1/2019).

Muzani mengatakan pelaku penyebar Tabloid Indonesia Barokah tidak jantan.

Baca: Pengacara Kecewa dengan Putusan Hakim Terhadap Ahmad Dhani

Karena menurutnya tidak mencantumkan siapa pembuatnya dan menyamarkan alamat kantornya.

"Apapun namanya sebaiknya alamatnya jangan fiktiflah, alamatnya sebaiknya jangan fktif karena alamat yang dimaksud tidak ada sehingga lebih gentle supaya tidak dianggap sebagai penyebar hoaks," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Muzani sepakat bahwa Tabloid Indonesia Barokah bukan merupakan produk jurnalistik.

Pembuat tabloid menyamarkan alamat sehingga tidak terdeteksi.

Baca: Anaknya Dilamar, Ibunda Irish Bella Sempat Kesal Hingga Blak-Blakan: Aku Benci Sama Ammar Zoni

Ia akan segera menggelar pertemuan dengan BPN untuk menyikapi penyebaran Tabloid yang isinya menyudutkan Prabowo-Sandi itu.

"Cerita yang saya dapat. alamatnya kosong, engga ada, palsu orang-orangnya palsu. Jadi itu ini kan gelap berarti seperti hantu," pungkasnya.

‎Sebelumnya Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf Amin, Ipang Wahid membantah tuduhan kepada dirinya terkait dengan beredarnya tabloid Indonesia Barokah yang isinya menyudutkan Prabowo-Sandiaga.

Ipang membantahnya dan ia memberikan penjelasan soal Indonesia Barokah.

Dalam akun Instagramnya, Ipang mengunggah video berjudul 'Islam Itu...'. dan di pojok kanan atas terdapat logo yang juga dipakai tabloid Indonesia Barokah.

Baca: Negara Ini Harga Motor Honda PCX 150 Bisa Tembus Rp 56 Juta

Dalam penjelasannya, dia mengatakan Indonesia Barokah merupakan gerakan yang bersifat terbuka dan siapa pun bisa berkontribusi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas