Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ferdinand Hutahaen Nilai Pernyataan Ma'ruf Amin Keliru tentang Demokrat

Ferdinand Hutahaean menilai keliru jika dibilang Demokrat cenderung netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ferdinand Hutahaen Nilai Pernyataan Ma'ruf Amin Keliru tentang Demokrat
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai keliru jika dibilang Demokrat cenderung netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Apa yang disampaikan pak Ma'ruf Amin tentang Partai Demokrat yang cenderung netral adalah salah. Tidak benar. Pak Ma'ruf Amin salah menilai pidato Agus Harimurti Yudhoyono, Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat," ujar Ferdinand Hutahaean kepada Tribunnews.com, Senin (3/4/2019).

Malah menurut dia, pidato AHY pada Jumat (1/3/2019) lalu itu adalah cara Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca: Soekarwo Sebut 86 Persen Caleg Demokrat Jatim Dukung Jokowi

Karena pidato AHY imbuh dia, bermuatan kritik kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Diantaranya, kritik tentang ketidakadilan, lapangan kerja, ekonomi dan mahalnya tarif litrik di era Jokowi.

"Semua kritik ini ditujukan kepada Jokowi. Ini bagian dari cara kami untuk mengangkat pak Prabowo-Sandi. Kamu yakini semua persoalan ini akan diselesaikan oleh Pak Prabowo," tegasnya.

Namun, lanjut dia, Demokrat melihat peluang antara Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi sama-sama besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Maka Partai Demorkat menitipkan pesan kepada keduanya.

"Tetapi secara khusus Partai Demokrat mengkritik untuk mendowngrade pak Jokowi," ucapnya.

Karena itu, kembali ia tegaskan, jangan dianggap Partai Demokrat netral.

"Partai Demokrat masih sesuai dengan garis partai memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019."

"Jadi pak Ma'ruf Amin salah menilai pidato AHY," tegasnya.

Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyebut pidato AHY merupakan sinyal Partai Demokrat dalam posisi netral.

Dalam pidato bertajuk, "Rekomendasi Partai Demokrat untuk Presiden Indonesia Mendatang," Agus Harimurti memang sama sekali tidak menyebut nama Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ma'ruf Amin menyimpulkan kondisi itu merupakan bentuk sikap netral partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas