Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tim Alpha deklarasikan #01NKRITetapPANCASILA

Saatnya silent majority bukan hanya harus mulai berani bersuara, tapi juga harus berani bergerak

Tim Alpha deklarasikan #01NKRITetapPANCASILA
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum relawan pemenangan paslon 01 Tim Alpha Rieke Diah Pitaloka menyampaikan amanat Bung Karno soal Pemilu saat meluncurkan dan mendeklarasikan Gerakan Nasional #01NKRITetapPANCASILA di Balai Samina, Depok, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Dalam acara tersebut beberapa komponen masyarakat ikut mendeklarasikan diri memberikan dukungan sekaligus berjuang bersama pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin untuk mempertahankan NKRI tetap Pancasila. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Ketua Umum relawan pemenangan paslon 01 Tim Alpha, Rieke Diah Pitaloka menyampaikan amanat Bung Karno soal Pemilu saat deklarasi Gerakan Nasional #01NKRITetapPANCASILA di Balai Samina, Depok, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

Kutipan Amanat Bung Karno pada HUT RI ke 9, 17 Agustus 1954 yang dibacakan oleh Rieke:

“Dan, – sebagai sudah kukatakan berulang-ulang, janganlah pemilihan umum ini nanti menjadi arena pertempuran politik, demikian rupa, hingga membahayakan keutuhan bangsa. Gejala-gejala akan timbulnya pertajaman pertentangan-pertentangan antara kita sama kita telah ada, gejala-gejala akan karamnya semangat toleransi sudah muncul.

Hai, tidakkah orang sadar , bahwa zonder (tanpa) toleransi maka demokrasi akan karam, oleh karena demokrasi itu sendiri adalah penjelmaan daripada toleransi.

Apakah saudara menghendaki, di dalam kampanye pemiliham umum ini lahir hantu-hantu yang amat berbahaya, yaitu hantu kebencian dan hantu panas-panasan hati? Lahirkanlah hantu-hantu itu, dan saudara nanti akan melihat, bahwa demokrasi akan ditelan bulat-bulat oleh anak-anak durhakanya sendiri.

Maka demokrasi yang saudara cita-citakan itu akan musnalah.

Persatuan bangsa akan musnalah. Kekuatan bangsa akan musnalah. Kejayaan Revolusi Nasional akan musnah.

Dan, yang nanti tersisa ialah teror dan anarki, kekacauan dan sembelih-sembelihan, dengan gelaknya musuh yang terbahak-bahak karena terjadi apa yang dikehendaki oleh mereka.

Rieke mengatakan, saatnya silent majority bukan hanya harus mulai berani bersuara, tapi juga harus berani bergerak.

"Jangan sampai Pemilu 2019 dijadikan tumpangan bagi oknum yang ingin menggantikan dasar negara dan ideologi bangsa, yaitu Pancasila," katanya.

Rieke kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk berani berjuang bersama Jokowi dan KH. Ma’aruf Amin untuk mempertahankan NKRI tetap Pancasila.

Dalam acara tersebut beberapa komponen masyarakat ikut mendeklarasikan diri memberikan dukungan sekaligus berjuang bersama paslon 01 untuk mempertahankan NKRI tetap Pancasila.

Selain masyarakat penerima Kartu Indonesia Pintar, ikut mendeklarasikan diri yaitu, para musisi, komunitas Vespa, hingga para buruh pelabuhan yang siap door to door untuk memenangkan paslon 01 Jokowi-KH Ma’aruf Amin.

Rieke mengajak seluruh elemen bangsa dimana pun berada untuk menjadikan #01NKRITetapPANCASILA sebagai gerakan nasional, yang harus digelorakan di seluruh pelosok tanah air.

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas