Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Bukan soal Menang-Kalah, Jurdil Lebih Utama hingga BPN Tegaskan Hormati Konstitusi

BPN Prabowo-Sandi masih fokus memantau hasil penghitungan suara berdasarkan formulir C1 pemilihan presiden

Bukan soal Menang-Kalah, Jurdil Lebih Utama hingga BPN Tegaskan Hormati Konstitusi
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didampingi Amien Rais menyampaikan pidato politiknya di hadapan para pendukungnya dalam acara Syukuran Kemenangan Indonesia di Kartanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Pada pidatonya Prabowo meminta kepada para pendukungnya untuk ikut menjaga formulir C1 di setiap kecamatan. Tribunnews/Jeprima 

Menang atau kalah, bukanlah tujuan utama dari tersenggaranya Pemilu karena pemenang sebenanrnya ialah rakyat. Sementara pertanggungjawaban hukum, kata Ismail untuk menjaga marwah demokrasi.

“Karena ini menyangkut marwah demokrasi kita. Bagaimana mewujudkan Pemilu yang Jurdil," katanya.

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi masih fokus memantau hasil penghitungan suara berdasarkan formulir C1 pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, mengatakan pihaknya akan bekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan hukum yang berlaku.

"Saya ingin menegaskan pihak BPN Prabowo akan selalu dan berkomitmen melaksanakan hal-hal sesuai konstitusi, tidak ada langkah atau sikap ataupun rencana melakukan hal-hal di luar konstitusi," kata Andre Rosiade, ditemui di Jalan Kertanegara, Minggu (21/4/2019).

Dia meminta kepada pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf dan BPN Prabowo-Sandi agar menahan diri untuk tidak menyampaikan keterangan yang dapat meresahkan masyarakat.

Baca: Ramalan Zodiak Besok, Senin 22 April 2019, Aquarius Sibuk Berpikir Uang, Aries Jangan Tergesa-gesa!

"Sama-sama menahan diri jangan mengeluarkan pernyataan yang memprovoksasi," kata dia.

Selain itu, dia mengimbau, kepada pemerintah termasuk Kapolri dan Panglima juga membuat suasana kondusif setelah pemungutan suara pada 17 April lalu.

"Kami harapkan, pemerintah, kapolri dan panglima jangan mengeluarkan pernyataan yang meresahkan masyarakat. Harapan kami pihak pemerintah dan aparat merespon ini dengan cara positif," tambahnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas