Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Ungkap Perbedaan Sikap soal People Power di Pendukung 02, Ferdinand : Demokrat Tidak Ikut ke Sana

Bahkan, menurut Ferdinand Hutahaean, perbedaan sikap ini tak hanya terjadi pada pendukung Prabowo di akar rumput

Ungkap Perbedaan Sikap soal People Power di Pendukung 02, Ferdinand : Demokrat Tidak Ikut ke Sana
KOMPAS.COM
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - People Power yang belakangan digaungkan oleh kubu Prabowo-Sandiaga dianggap memiliki perbedaan sikap antara Prabowo dan sebagian pendukungnya.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean.

Baca: Tersangka Kasus Ujaran Kebencian Soal People Power Ternyata Caleg DPR RI

Baca: Polisi Ungkap Alasan Dibatalkannya Pencegahan Kivlan Zen

Baca: Soroti Kasus Kivlan Zen Terkait Tudingan Makar, Fadli Zon: Terlihat Jelas Ada Kepanikan

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers didampingi badan pemenangan nasional dikediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). Prabowo menyatakan bela sungkawa kepada para petugas KPPS yang meninggal dalam bertugas serta menyesalkan penahanan sejumlah tokoh pendukung pemenangan paslon 02. (Tribunnews/Jeprima)
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers didampingi badan pemenangan nasional dikediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). Prabowo menyatakan bela sungkawa kepada para petugas KPPS yang meninggal dalam bertugas serta menyesalkan penahanan sejumlah tokoh pendukung pemenangan paslon 02. (Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/JEPRIMA)

Ferdinand Hutahaean menilai perbedaan sikap ini menjadi hal yang menggelitik.

"Memang kita lihat ada perbedaan sikap pendukung 02 dengan Pak Prabowo sendiri. Pak Prabowo beberapa kali saya dengar untuk mengimbau people power secara damai. Ini menjadi lucu, sementara pendukungnya selalu berteriak people power untuk mengakhiri kekuasaan ini," kata Ferdinand Hutahaean saat dihubungi, Sabtu (11/5/2019).

Bahkan, menurut Ferdinand Hutahaean, perbedaan sikap ini tak hanya terjadi pada pendukung Prabowo di akar rumput.

Pendukung di tingkat elite, seperti Amien Rais, juga ikut menyuarakan people power yang bertujuan menggulingkan kekuasaan lewat jalanan. 

"Karena Pak Amien Rais sendiri menyatakan tidak usah ke Mahkamah Konstitusi, people power saja. Ini harus dijelaskan karena posisi Amien Rais adalah dewan penasihat BPN, jadi ini membuat situasi tidak kondusif," ujar Ferdinand Hutahaean.

Oleh karena itu, Ferdinand Hutahaean meminta Prabowo Subianto untuk menegaskan lagi sikapnya yang hendak menempuh cara-cara konstitusional dalam memenangi Pilpres 2019.

Menurut dia, penegasan sikap ini penting agar tak ada lagi silang pendapat di antara barisan pendukung paslon 02.

"Hal ini telah membuat sedikit perbedaan diantara koalisi adil makmur, termasuk Demokrat bahkan dituding berkhianat karena tidak mendukung upaya (people power) tersebut," kata Ferdinand Hutahaean.

Ketua Divisi Advokasi Partai Demokrat ini menegaskan, partainya mengecam aksi people power bila dimaksudkan untuk menggulingkan kekuasaan.

Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi para kader DPD Partai Demokrat saat memberikan pernyataan kepada awak media usai menggelar Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2019 di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019). Menurutnya tujuan rapat konsolidasi ini agar pimpinan partai bisa menyaring aspirasi dari seluruh kader di daerah.(Tribunnews/Jeprima)
Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi para kader DPD Partai Demokrat saat memberikan pernyataan kepada awak media usai menggelar Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2019 di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019). Menurutnya tujuan rapat konsolidasi ini agar pimpinan partai bisa menyaring aspirasi dari seluruh kader di daerah.(Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/JEPRIMA)

Baca: Sejumlah Fakta Pencegahan Kivlan Zen, Diduga Hendak ke Brunei Hingga Status Cegah Dicabut saat Subuh

Baca: BPN Bantah Rencana People Power, TKN: Syukurlah Kalau Begitu

Baca: Pemilu Dituding Curang, Sekretaris TKN Jokowi-Maruf : Jangan Gunakan Konstitusi Jalanan

Demokrat, kata dia, hanya akan menggunakan jalur hukum dan sesuai konstitusi dalam menuntut keadilan dan kebenaran.

"Selama people power yang disuarakan muncul kesannya untuk menggulingkan kekuasaan, maka Demokrat dipastikan tidak ada di sana," tegas Ferdinand Hutahaean.

Penulis : Ihsanuddin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Jubir BPN: Ada Beda Sikap Pendukung 02 dan Prabowo soal "People Power"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas