Ada 8 Kepala Daerah dan 2 Tokoh Nasional yang Hasilkan Kesepakatan ini di Forum Bogor
Ada 8 kepala daerah dan 2 tokoh nasional yang tergabung dalam Forum bogor mengikuti silaturahmi Bogor untuk Indonesia pada Rabu (15/5/2019) kemarin.
Editor: Whiesa Daniswara

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa delapan kepala daerah dan dua tokoh nasional itu siap untuk berkeliling Indonesia bila diperlukan guna menyejukkan suasana pasca Pilres 2019.
"Kita bersepakat, kita berkeliling Indonesia kalau perlu, kita sampaikan kepada masyarakat agar kita bisa berdialog sebagai anak-anak bangsa. Jadi sebenarnya ada agenda yang panjang," ucap Ganjar Pranowo.
Menanggapi hal itu, Bima Arya selaku Wali Kota Bogor nampak bersemangat untuk merealisasikannya.
Menurut Bima Arya, hal itu dapat dilakukan untuk membangun kebersamaan.
"Satu hal yang kongkret itu kemarin seperti mas Ganjar sampaikan Insya Allah kami akan jalan-jalan mungkin nanti ke Lombok ke Surabaya ke tempat-tempat lain untuk membangun kebersamaan, menebar virus optiminsme yang inspiratif ke anak-anak bangsa," kata Bima Arya.
Sebelumnya Bima Arya mengatakan bahwa pertemuan sejumlah kepala daerah dan tokoh daerah tersebut sebagai upaya untuk merekatkan bangsa seusai Pemilu 2019.
"kita tidak bicara soal kursi, koalisi ga ada, kita lebih banyak bicara bagaimana membangun kebersamaan merekatkan kembali bangsa, ini tugas kita," kata Bima Arya.
"Harapannya bisa jadi inspirasi bagi seluruh rakyat betapa pentingnya menjaga kebersamaan, persaudaraan, kebesaran sebagai suatu bangsa. Karean kalau tidak move on tidak berpikir jauh ke depan ya kita akan rugi," tambahnya.
Tak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan Bima Arya, Airin Rachmi mengatakan pertemuan silaturahmi Bogor untuk Indonesia adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap bangsa
"Intinya kita berkumpul, kita peduli terhadap bangsa dan negara ini. Dan tentu kita berharap, karena saya hadir di situ sebagai ketua Apeksi, mewakili teman-teman Wali Kota, kita berharap bahwa dengan hadir dan berkumpulnya kita ada kedamaian," ujar Airin Rachmi.
Pemilu 2019 yang tengah memasuki tahapan rekapitulasi di tingkat pusat saat ini memang banyak isu dan narasi yang muncul di permukaan.
Termasuk narasi tentang pihak-pihak yang tidak percaya dengan hasil penghitungan KPU.

Airin menyadari itu bagian dari dinamika demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia.
"Bahwa suasana demokrasi ada di Indonesia, kita berharap demokrasi kita untuk Indonesia lebih baik," ujarnya.