Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Gandeng Komnas HAM untuk Usut Kerusuhan 21-22 Mei

Selain menggandeng lembaga independen, Polri juga sudah membentuk tim untuk mengusut peristiwa tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Sanusi
zoom-in Polri Gandeng Komnas HAM untuk Usut Kerusuhan 21-22 Mei
Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah massa aksi 22 Mei terlibat bentrok dengan aparat kepolisian seusai melakukan penyampaian pendapatnya didepan Gedung Badan Pengawas pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan akan menggandeng Komnas HAM untuk mengusut peristiwa kerusuhan pada 21 dan 22 Mei 2019 lalu.

Terutama terkait meninggalnya delapan orang dari pihak sipil akibat kerusuhan dalam dua hari tersebut.

“Polri menggandeng sejumlah lembaga independen seperti Komnas HAM untuk mengusut kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019 terutama terkait meninggalnya delapan orang akibat peristiwa itu,” jelas Iqbal di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Selain menggandeng lembaga independen, Polri juga sudah membentuk tim untuk mengusut peristiwa tersebut.

“Tim itu dipimpin Irwasum (Inspektur Pengawasan Umum Polri),” tegasnya.

Iqbal mengatakan tim akan mengkaji secara ilmiah peristiwa kerusuhan itu dan akan segera menyampaikan hasil investigasi kepada publik.

Sejumlah bukti

Rekomendasi Untuk Anda

Aparat Polri masih mencari dalang kerusuhan aksi 22 Mei yang terjadi di beberapa titik di Jakarta pada Selasa-Rabu (21-22/5/2019) lalu.

Kerusuhan aksi 22 Mei yang menyebabkan sejumlah orang tewas, luka-luka , hingga fasilitas kota rusak itu diduga disebabkan oleh sekelompok orang tak bertanggungjawab.

Kepolisian kini tengah mengumpulkan berbagai bukti kerusuhan mulai dari rompi hingga senpi (senjata api) yang dapat menjadi alat mengungkap dalang kerusuhan aksi 22 Mei.

Seperti diberitakan, Menkopolhukam Wiranto menegaskan pemerintah sudah mengetahui dalang di balik kerusuhan selama dua hari itu.

Menurutnya, pemerintah tahu siapa dalang kerusuhan aksi 22 Mei yang terjadi pada Selasa (21/5/2019) itu berdasarkan hasil investigasi. 

Sebab itu, Wiranto menegaskan, aparat akan segera menindak tegas dalang kerusuhan aksi 22 Mei tersebut. 

Hal itu disampaikan Wiranto dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

"Kita sebenarnya dari hasil investigasi saat ini sudah tahu dalang aksi tersebut. Aparat keamanan dengan seluruh kekuatan akan bertindak tegas secara hukum," kata Wiranto.

Menko Polhukam Wiranto saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/5/2019). Terkait penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Wiranto menjelaskan Soenarko ditangkap atas dugaan kasus kepemilikan senjata ilegal yang diduga diselundupkan dari luar Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menko Polhukam Wiranto saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/5/2019). Terkait penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Wiranto menjelaskan Soenarko ditangkap atas dugaan kasus kepemilikan senjata ilegal yang diduga diselundupkan dari luar Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Lalu inilah rangkuman Tribunnews.com dari berbagai sumber terkait penemuan alat bukti yang bisa menjadi pendukung polisi mengungkap dalang ekrusuhan aksi 22 Mei.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas