Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Singgung Menteri di Kabinetnya, Jokowi: Mungkin Bisa Diwarnai Anak-anak Muda

Capres terpilih Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan soal calon menteri di kabinetnya kelak dan ia tak memungkiri jika nantinya ada anak-anak muda.

Singgung Menteri di Kabinetnya, Jokowi: Mungkin Bisa Diwarnai Anak-anak Muda
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Ma'ruf Amin (kanan) memberikan keterangan saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2019 di gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019). KPU resmi menetapkan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Dirinya juga tak memungkiri jika nantinya di dalam kabinetnya akan diisi menteri yang berumur 25 tahun.

"Dan kabinet yang baru mungkin akan banyak diwarnai oleh yang muda-muda. Yang bisa saja ada menteri umur 25 tahun, kenapa tidak? Tapi dia harus mengerti manejerial, mampu mengeksekusi program yang ada. Ya umur 30-an mungkin akan banyak," ungkap Jokowi.

Baca: Berita Terkini Bocoran Susunan Kabinet Jokowi-Maruf Amin, Luhut Tak Pernah Ditawari, Pakde Karwo?

Baca: Tentukan Arah Politik Pasca Penetapan KPU, BPN: Prabowo Bersedia Bertemu Jokowi

"Karena memang sekarang ini dan ke depan diperlukan orang yang dinamis, fleksibel dan mampu mengikuti perubahan jaman yang cepat sekali sekarang ini, enerjik, dan itu ada di anak muda," imbuh Jokowi.

Berikut Video Wawancara Bersama Jokowi:

Gerindra Persilahkan Bila Ada yang Mau Gabung ke Koalisi Jokowi

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra, Andre Rosiade buka suara terkait sejumlah partai di koalisi Prabowo-Sandi yang ingin bergabung dengan Jokowi.

Apalagi Prabowo telah membubarkan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur pasca-putusan MK.

Menurutnya, alasan Prabowo membubarkan koalisi Adil dan Makmur untuk mengembalikan mandat partai masing-masing.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade (Tribunnews.com/Rizal Bomantama)

Baca: Jokowi Sebut Kabinet Barunya Akan Banyak Diwarnai Anak Muda

Baca: Jokowi Akan Bertemu Prabowo, Luhut: Biarkan Orang Baik Ketemu, yang di Luar Jangan Resek

"Bubarkan itu kan sengaja oleh Pak Prabowo untuk mengembalikan mandat, karena koalisi ini kan dibangun berdasarkan Pilpres 2019."

"Setelah Pilpres selesai prosesnya selesai tentu mandatnya dikembalikan," ungkap Andre Rosiade dalam acara Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, edisi Senin (1/7/2019),

Dengan hal tersebut diharapkan setiap partai dapat menentukan pilihannya sendiri.

"Sehingga partisipasi partai punya ide untuk menentukan pilihan. Kami kan tidak ingin menyandera juga kalau ada yang mau pindah atau loncat pagar."

"Jadi kita kembalikan masing-masing partai," sambung Andre Rosiade.

(Tribunnews.com/Whiesa/Sri Juliati)

Ikuti kami di
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas