Tribun

PON Papua

83 Orang di PON Papua Terpapar Covid-19, Kemenkes Menduga Penularan Terjadi di Tempat Penginapan

zoom-in 83 Orang di PON Papua Terpapar Covid-19, Kemenkes Menduga Penularan Terjadi di Tempat Penginapan
Tribunnews/JEPRIMA
Tenaga kesehatan Pusdokkes Polda Papua saat memeriksa kesehatan penerima vaksin di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Gedung Auditorium Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021). Hadirnya gerai vaksin Covid-19 di ajang PON diharapkan mampu meningkatkan capaian penerimaan vaksinasi sehingga masyarakat di Bumi Cendrawasih dapat terlindung dari Covid-19 dengan lebih optimal. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 83 orang di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini dikatakan oleh Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto berdasar data Minggu (10/10/2021) dua hari lalu.

Dari jumlah itu, 65 orang terkonfirmasi positif merupakan atlet yang bertanding di PON Papua, sisanya terdiri dari ofisial, pelatih, juga beberapa pihak media yang meliput PON.

"Terkait penyelenggaraan PON, dari jumlah kasus positif itu ada 83 itu dari 10 ribu atlet, jadi dari segi persentase relatif baik," kata Airlangga, Senin (11/10/2021).

Beberapa cabang olahraga yang diketahui cukup banyak menyumbang kasus positif di antaranya Judo dan Sepatu Roda masing-masing 9 kasus.

Kemudian motor cross, kriket, dan panahan masing-masing 7 kasus, sementara cabor lainnya menyumbang 1 kasus positif.

Pada Sabtu (9/10/2021) lalu Dinkes menemukan sebanyak 34 kasus positif Covid-19 di empat klaster PON Papua XX.

Dinkes DKI Jakarta juga telah mendata sebanyak 5 orang atlet PON dari Ibu Kota terpapar Covid-19.

"Untuk mereka yang positif ini akan dilangsungkan isolasi terpusat selama 5 hari, sebelum pulang juga akan dites PCR, apabila positif akan dirawat di fasilitas isolasi terpusat di Jayapura," kata Airlangga.

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membenarkan hal itu.

"Sampai tadi siang ini menjadi 83 kasus konfirmasi (positif Covid-19)," kata Menkes kemarin.

Sementara berdasarkan asal provinsi peserta terkonsentrasi pada DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi dan Bali.

Baca juga: 464 Ribu Masker Dibagikan Kepada Masyarakat Jayapura Saat Penyelanggaraan PON XX

Ia memaparkan hasil pengamatan Kementerian Kesehatan sebab penularan kemungkinan besar ada di tempat penginapan.

Lantaran, satu kamar ada yang ditempati sekitar 4 orang atlet.

"Dan juga pada saat makan bersama. Hal ini menjadi catatan agar ke depannya untuk acara-acara besar seperti ini ada perbaikan perbaikan protokol kesehatan yang bisa kami lakukan," imbuh mantan dirut Bank Mandiri ini.

Pihaknya berharap protokol kesehatan terus ditingkatkan, terutama memberikan wewenang yang lebih besar kepada Satgas Covid-19 di daerah.

"Kami juga mengamati ada tujuh atlet yang sebelumnya sudah teridentifikasi positif berhasil keluar dari tempat isolasi sebelum selesai masa isolasinya. Satu ke tarakan, 2 ke Jambi, 3 Sidoarjo, satu ke Jogja dan atas saran bapak presiden agar 7 atlet yang kembali ke kota asalnya sebelum selesai masa isolasinya ini, bisa segera dikarantina atau diisolasi di tempat kedatangan," jelasnya. (tribun network/fik/rin)

Berita Populer

Latest News

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas