Tribun

PON Papua

Nadia Haq Umami Nur Cahyani, Pesilat Jateng yang Sukses Raih Perunggu PON Papua Meski Sedang Hamil

zoom-in Nadia Haq Umami Nur Cahyani, Pesilat Jateng yang Sukses Raih Perunggu PON Papua Meski Sedang Hamil
Istimewa
Nadia Haq Umami Nur Cahyani, pesilat Jateng yang berhasil meraih Medali Perunggu di PON XX Papua. 

TRIBUNNEWS.COM - Nama Nadia Haq Umami Nur Cahyani kini tengah menjadi sorotan publik setelah ia berhasil memenangkan medali perunggu dari cabang olahraga pencak silat di perhelatan PON XX Papua.

Namun menariknya, ternyata Nadia mendapatkan medali perunggu saat ia tengah mengandung calon buah hatinya.

Video unggahan Nadia di akun TikTok pribadinya @nadiahaqumaminc pada Rabu (12/10/2021), yang kemudian viral di media sosial.

Terlebih saat atlet pencak silat Jawa Tengah menjelaskan bahwa ketika bertanding, ia sedang dalam kondisi mengandung.

Baca juga: Djamhuron P Wibowo: Sukses Kontingen DKI Jakarta Di PON XX Papua Berkat Dukungan Pemprov DKI Jakarta

Hingga kini, Selasa (19/10/2021), video tersebut telah ditonton sebanyak dua juta kali dan disukai oleh 166,9 ribu pengguna TikTok lainnya.

Dalam unggahannya, Nadia juga menuliskan sebuah caption.

"Calon debayku kuat banget, nemenin mamanya berjuang. Udah ikut PON sejak dini ya nak," tulis Nadia dalam akun TikTok pribadinya, @nadiahaqumaminc.

Baca juga: PON XX Papua Sukses, Kondusif, Bukti Kuatnya Persatuan Kata Pengamat Kebijakan Publik Ini

Baru Tahu Kehamilan Saat Sebelum Pertandingan Semi Final

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Nadia mengaku baru mengetahui kehamilannya saat malam sebelum pertandingan semi final.

Pasalnya, Nadia menyadari jika ia telad haid, lalu ia juga merasakan mual-mulai setelah pertandingan.

"Sejak saya tes untuk latian PON dan berangkat pertandingan saya tidak tahu kalau baru hamil. Saya tahunya itu waktu malam sebelum semifinal. Karena saya merasa sudah telat haid, terus setiap setelah tanding penyisihan itu saya selalu mual."

"Biasanya tiap latihan itu enggak ada mual-mual, tiap capek jarang banget mual. Cuman kemarin waktu pertandingan itu engap dikit mual, pakai masker muai, capek dikit mual, habis pertandingan juga mual," kata Nadia kepada Tribunnews.com, Senin (18/10/2021).

Hingga akhirnya, Nadia memutuskan untuk melakukan test pack dan hasilnya pun positif hamil.

"Terus ditambah telat haidnya itu, jadinya udah curiga sih. Dari pertandingan penyisihan udah firasat apa saya hamil ya. Makanya waktu malam mau semi final itu saya beranikan untuk melakukan test pack, dan ternyata hasilnya positif," terang Nadia.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Apresiasi Atlet PON DKI Jakarta, Hidayat: Terima Kasih Gubernur & Warga DKI

Suami Tetap Izinkan Bertanding di Semi Final

Dalam PON XX Papua, Nadia mewakili Jawa Tengah di cabang olahraga Pencak Silat Kelas B Putri dengan berat badan 50-55 kilogram.

Nadia menuturkan, saat sebelum bertanding di semi final, ia sempat memberitahukan suami jika ia positif hamil.

Sang suami pun tetap mendukung dan mengizinkan Nadia untuk tetap bertanding semaksimal mungkin di semi final.

Terkait hasilnya, Nadia dan suami menyerahkannya kepada Allah SWT.

Baca juga: Dari Stadion Hingga Sosial Media, Kilas Balik Antusiasme Masyarakat Semarakan PON Papua XX

"Saat saya mau main semi final itu saya baru bilang ke suami kalau saya ternyata positif hamil. Suami saya tetap ngizinin untuk tetap main di semi final semaksimal mungkin. Untuk hasilnya nanti diserahkan sama Allah SWT," tutur wanita asal Surakarta, Jawa Tengah ini.

Nadia menambahkan, pelatih dan teman-temannya baru mengetahui kehamilannya setelah pertandingan semi final.

"Untuk pelatih dan temen-temen tahunya saya hamil setelah main di semi final, pas semi final itu kan saya kalah. Habis itu saya baru bilang ke pelatih. Jadi pelatih dan teman-teman taunya setelah saya main semi final," imbuhnya.

Meski dalam kondisi hamil, Nadia mengaku tidak ada persiapan khusus yang ia lakukan untuk bertanding di semi final.

Baca juga: Apresiasi PON XX Sukses, Mahfud MD: Lahirkan Bukti Papua Cinta NKRI

Karena sejak babak penyisihan pun kehamilan Nadia tidak memberikan efek yang berarti bagi pertandingan yang dijalaninya.

Sehingga akhirnya Nadia berani bertanding di semi final, ditemani calon buah hati yang dikandungnya.

Keberanian dan kegigihan Nadia pun diganjar medali perunggu PON XX Papua.

"Karena saya tahunya hamil saat mau main semi final jadinya biasa aja, kaya mau tanding biasa. Karena pas penyisihan juga berarti posisinya saya lagi hamil ternyata enggak apa-apa. Enggak ada efek perut sakit atau apa, walau tetep mual. Tapi yang sampe ngeflek atau lemes itu enggak, jadinya saya beranikan main untuk semi final," pungkas Nadia.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani)

Berita Populer

Latest News

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas