PON XX Papaua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PON Papua

Jelaskan Soal Tujuh Atlet PON yang Tinggalkan Tempat Isolasi, Menpora: Mereka Bukan Kabur

Jelaskan Soal Tujuh Atlet PON yang Tinggalkan Tempat Isolasi, Menpora: Mereka Bukan Kabur
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat membubuhkan tanda tangan serta ucapan di kantor Tribun Papua, Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). Dalam kunjungannya Menpora membicarakan tentang jalannya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX mulai dari pertandingan, keadaan venue dan penerapan preotokeol kesehatan. Tribunews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menceritakan kejadian yang sebenarnya mengenai kabar tujuh atlet PON yang sempat diberitakan kabur dari tempat isolasi.

Menpora menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya ketujuh atlet tersebut bukan lah kabur saat menjalani isoman.

“Itu bukan kabur, kan tidak mungkin (kabur) kalau lagi isoman. Itu mereka tanpa ada surat apapun, kejadian tanggal 5 (Oktober-red),” cerita Menpora dalam kunjungannya ke Kantor Tribun-Papua.com, Jayapura, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Kronologi Ricuh Laga Tinju PON Papua, Petinju DKI Jakarta Kena Pukul di Luar Ring

“Mereka itu sudah PCR, kemudian karena lab-nya terbatas atau fasilitasnya, jadi nunggunya lama. Sementara tiket mereka sudah terkonfirmasi hari besoknya (berangkat). Jadi diputuskan pulang. Mereka mau nunggu kalau hasilnya positif, mereka akan tunggu di sini, karantina dan sebagainya,” lanjutnya.

Nah, akhirnya mereka test antigen, itu hasilnya negatif. Mereka berangkat, nah setelah berangkat baru keluar hasil PCR-nya. jadi tidak kabur, kan kasihan mereka dibilang kabur dari karantina. Saya kaget juga dapat informasi itu, seolah-olah tidak ada yang jaga di sini,” jelasnya.

Menpora juga mengatakan fasilitas untuk test PCR memang masih belum banyak terutama di Merauke.

Baca juga: Indonesia Terancam Tak Bisa Gelar Event Internasional Gegara Tes Doping, Ini Langkah Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berbincang dengan Manager Konten Tribun Papua Muhammad Choiruman disela-sela kunjungannya ke kantor Tribun Papua, Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). Dalam kunjungannya Menpora membicarakan tentang jalannya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX mulai dari pertandingan, keadaan venue dan penerapan preotokeol kesehatan.  Tribunews/Jeprima
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berbincang dengan Manager Konten Tribun Papua Muhammad Choiruman disela-sela kunjungannya ke kantor Tribun Papua, Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). Dalam kunjungannya Menpora membicarakan tentang jalannya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX mulai dari pertandingan, keadaan venue dan penerapan preotokeol kesehatan. Tribunews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Sehingga kejadian-kejadian serupa bisa saja terjadi apalagi waktu penutupan PON XX Papua tinggal empat hari lagi.

“Ini bisa kejadian lagi, kan yang pulang banyak, PCR kita juga terbatas, apalagi di Merauke itu perhari itu cuma 90 (PCR) sedangkan yang pulang 272  kalau tidak salah,” ujarnya.

Sebelumnya informasi terkait kaburnya tujuh atlet PON saat Isoman dikabarkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Budi mengungkapkan tujuh atlet PON XX Papua yang terkonfirmasi positif Covid-19 kembali ke daerah asal sebelum menyelesaikan karantina.

Tujuh atlet tersebut yakni satu atlet kembali ke Tarakan Kalimantan Utara, dua atlet ke Jambi, tiga atlet ke Jawa Timur dan satu atlet ke Yogyakarta.

“Kami mengamati adanya 7 atlet yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif berhasil keluar dari tempat isolasi sebelum selesai masa isolasinya,” kata Budi Gunadi dalam channel Youtube sekretaris Presiden, Senin (11/10/2021).

Berita Populer

Latest News

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas