PON XX Papaua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PON Papua

Cerita Pepen, Penjual Baju PON XX Papua Asal Bandung di Teluk Youtefa Jayapura

Cerita Pepen, Penjual Baju PON XX Papua Asal Bandung di Teluk Youtefa Jayapura
Tribunnews/Abdul Majid
Pepen, penjual baju bertemakan PON XX Papua di Venue Dayung, Teluk Youtefa, Jayapura, Rabu (13/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA – Hadirnya Pekan Olahraga Nasional (POX) XX Papua tak hanya dinantikan oleh para atlet untuk bisa menunjukkan kemampuannya dan meraih prestasi

PON XX Papua ini juga ternyata menarik para penjual untuk bisa mencari rezeki.

Satu di antaranya, Pepen. Penjual baju asal Bandung ini mengaku memang selalu berjual baju dengan tema-tema khusus.

Di sini, Pepen memproduksi baju sendiri dengan baju bertemakan PON XX Papua dan Papua.

Pepen datang tak sendiri, dia bersama empat rekannya berjualan di hotel-hotel tempat atlet menginap dan di beberapa Venue PON.

Pepen sendiri berjualan di venue Dayung, Teluk Youtefa, Jayapura.

“Kalau penjualan ya berbeda ya waktu PON Jabar 2016. Mungkin karena di sini atlet jarang yang keluar-keluar, tapi sejauh ini ya lumayan lah,” kata Pepen kepada Tribunnews, Rabu (13/10/2021).

Selain baju dewasa, di tenda Pepen juga terpampang baju untuk anak-anak; satu stel dengan berbagai warna.

Bahkan, mereka yang membeli baju anak akan mendapatkan sablon gratis langsung jadi pada bagian belakangnya.

Tak ayal banyak dari pembeli yang menyukai produk ini karena hanya dengan membayar sekitar Rp 60 – 70 ribu mereka bisa membubuhkan Nama di bagian belakang bajunya.

Sementara itu, untuk baju dewasa dengan tema PON dan Papua dijual sekitar Rp 80 – Rp 100 ribu.

“Kami jual di sini ya sudah diperhitungkan harganya, seperti ongkos dari Bandung ke sini, sewa tempat juga. Kami jual masih sewajarnya, orang-orang kalau beli banyak juga kami kasih diskon,” kata Pepen.

“Ya di sini (venue dayung-red) terakhir. Nanti saya jualan lagi di hotel-hotel sama nanti pas penutupan di Stadion Lukas Enembe, nanti kami jual diskon lah di sana. Harapan saya sih semuanya bisa laku,” katanya.

Berita Populer

Latest News

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas