Tribun

Penyaluran KPR BCA Tembus Rp 100 Triliun Per 22 April 2022

BCA membukukan pencapaian penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp100 Triliun per 22 April 2022 lalu.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Penyaluran KPR BCA Tembus Rp 100 Triliun Per 22 April 2022
Handout
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan EVP Consumer Loan BCA Felicia M Simon. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA)  membukukan pencapaian penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp100 triliun per 22 April 2022 lalu.

Pencapaian tersebut merupakan bukti dari loyalitas nasabah setia BCA dalam mewujudkan hunian impian melalui KPR BCA.

Menandai pencapaian ini BCA melakukan seremoni penandatanganan prasasti untuk mengabadikan momen spesial tersebut oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman bersama EVP Consumer Loan BCA Felicia M Simon di Jakarta beberapa waktu lalu.

Jahja mengungkapkan, di tengah tantangan pandemi yang telah berlangsung selama 2 tahun belakangan, pencapaian penyaluran kredit perseroan melalui KPR tersebut merupakan wujud dari komitmen BCA dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan terutama hunian.

Baca juga: 4 Tips agar Lolos Pengajuan KPR untuk Membeli Rumah Pertama, Apa Saja?

 “Kami patut bersyukur atas pencapaian akumulatif penyaluran kredit perseroan melalui KPR sebesar Rp100 Triliun ini. Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada segenap nasabah setia BCA dan kepada segenap karyawan BCA atas kinerja luar biasa yang tidak mudah di masa pandemi ini,” ujar Suwignyo dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

Baca juga: Pasar Properti Solid, LKPR Capai Target Pra Penjualan Tahun Ini Rp5,2 Triliun

Felicia menambahkan, KPR BCA akan selalu berupaya untuk menjadi perbankan pilihan utama masyarakat dalam penyaluran fasilitas KPR, seperti bunga yang kompetitif, pelayanan yang terbaik, kemudahan proses.

Baca juga: KPR Bank Mandiri Tumbuh 7,6 Persen Jadi Rp 46,7 Triliun Pada Maret Lalu

"Juga pengembangan dalam hal teknologi dan produk seperti digitalisasi dan inovasi, sehingga Nasabah akan sangat dimudahkan dalam mengajukan KPR," katanya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas