Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Temui Mendikdasmen, Menteri Maruarar Bahas Rencana Bangun 20 Ribu Rumah Subsidi untuk Guru

Tujuan pembangunan perumahan untuk guru agar memastikan mereka dapat tinggal dekat dengan lokasi tempat mengajar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Temui Mendikdasmen, Menteri Maruarar Bahas Rencana Bangun 20 Ribu Rumah Subsidi untuk Guru
Kementerian PKP
RUMAH BAGI GURU - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu'ti dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri, Jakarta, Jumat (7/2/2025). Pemerintah berencana membangun 20 ribu rumah bersubsidi untuk guru. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah berencana membangun 20 ribu unit rumah subsidi untuk guru di berbagai daerah.

Rencana pembangunan rumah ini melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan, tujuan pembangunan perumahan untuk guru agar memastikan mereka dapat tinggal dekat dengan lokasi tempat mengajar.

Selain itu, rumah bagi guru ini juga menjadi upaya mempertahankan tenaga pengajar di daerah-daerah yang membutuhkan.

Baca juga: 100 Ribu Rumah Subsidi Disiapkan untuk Anggota Polri, Ada Fasilitas KPR Tanpa Bunga

Adapun keterlibatan BPS di sini guna memastikan ketepatan sasaran guru-guru yang bisa mendapatkan rumah bersubsidi.

"Kami membutuhkan data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) karena rumah bersubsidi ini diperuntukan untuk MBR. Data dan kriterianya ada di BPS," kata Ara, sapaan akrab Maruarar, dikutip dari siaran pers pada Sabtu (8/3/2025).

"Pak Presiden meminta jangan sampai penerima bantuan tidak tepat sasaran dan rumahnya pun harus berkualitas karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi kita," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan, saat ini masih banyak guru yang belum memiliki rumah layak huni.

Ia berharap, kehadiran rumah subsidi bagi guru ini bisa meningkatkan kinerja para guru.

"Mudah-mudahan dapat membantu para guru agar lebih semangat dalam bekerja dan lebih fokus," kata Abdul Mu'ti.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas