Sambut Iduladha, 5 Masjid di Berbagai Kota Bersolek Bebas Rembes
Menyambut momentum Hari Raya Iduladha, kenyamanan fasilitas tempat ibadah menjadi perhatian penting bagi umat Muslim.
Editor:
Dodi Esvandi
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA – Menyambut momentum Hari Raya Iduladha, kenyamanan fasilitas tempat ibadah menjadi perhatian penting bagi umat Muslim.
Tak sekadar menyelenggarakan ibadah kurban, peremajaan fisik bangunan masjid juga mulai digalakkan di berbagai daerah guna mengantisipasi kerusakan dinding akibat cuaca ekstrem.
Gerakan pembenahan ini salah satunya diinisiasi melalui program sosial #AquaproofBerbagi yang menyasar lima masjid dan mushola di wilayah Tuban, Bandung, Yogyakarta, dan Serang.
Melalui aksi kepedulian tersebut, sejumlah rumah ibadah yang sebelumnya mengalami penurunan kondisi fisik kini mulai bersolek menggunakan pelapis dinding pelindung cuaca.
Lima tempat ibadah yang mendapat peremajaan tersebut meliputi Mushola At-Taubah (Tuban), Masjid Al-Jihad (Bandung), Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Sabilul Huda (Yogyakarta), serta Masjid Nurul Ibad (Serang).
Marketing Manager PT Adhi Cakra Utama Mulia, Chandra Kurniawan, menjelaskan bahwa fokus perbaikan diarahkan pada bagian eksterior bangunan.
Menurutnya, area luar masjid adalah yang paling rentan menghadapi risiko kerusakan struktur akibat kelembapan tinggi.
"Kami berupaya membantu renovasi, khususnya pada bagian eksterior yang membutuhkan perlindungan lebih agar terhindar dari permasalahan dinding rembes dan lembap. Harapannya, masjid dan mushola ini menjadi tempat ibadah yang semakin nyaman untuk warga sekitar," ujar Chandra.
Baca juga: Usai Salat Iduladha di Istiqlal, Gus Ipul Ajak Masyarakat Utamakan Tabayun dan Pengendalian Diri
Menariknya, setiap rumah ibadah dibebaskan memilih kombinasi warna sesuai dengan karakteristik arsitektur lokal.
Di Yogyakarta, Masjid Sabilul Huda memilih nuansa cerah lewat perpaduan warna putih, terakota, dan biru muda.
Sementara Mushola At-Taubah di Tuban memilih pendekatan warna yang lebih tenang dengan kombinasi warna mocca dan off-white.
Di lapangan, pengerjaan dinding luar ini melibatkan para pekerja bangunan setempat yang memahami betul tantangan cuaca di wilayah mereka.
Sunarko, kepala tukang di Mushola At-Taubah Tuban, menyebutkan bahwa pemilihan material yang tepat sangat krusial agar pengecatan tidak sia-sia akibat guyuran hujan atau panas ekstrem.
Apresiasi juga datang dari pihak pengelola tempat ibadah.
Purwanto, perwakilan Takmir Masjid Al-Ikhlas Yogyakarta, menyatakan bahwa pembenahan ini sangat membantu pihak takmir dalam menjaga fasilitas ibadah jamaah tanpa harus membebani kas masjid secara berlebih.
Senada dengan Purwanto, Riyanto dari Masjid Sabilul Huda mengakui wajah baru masjid kini menjadi lebih cerah dan representatif untuk menyambut jamaah shalat Iduladha.
Sebagai informasi, program peremajaan tempat ibadah ini juga menjadi bagian dari kampanye standardisasi kelayakan bahan bangunan #PilihYangSNI, guna memastikan daya tahan jangka panjang pada fasilitas publik dan sosial.