Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kementerian PKP Akan Renovasi 2.000 Rumah Warga Jakarta Tahun Ini

Kementerian PKP mengalokasikan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebanyak 2.000 rumah untuk warga Provinsi DKI Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kementerian PKP Akan Renovasi 2.000 Rumah Warga Jakarta Tahun Ini
(ho/LAP)/dok.
RENOVASI RUMAH WARGA JAKARTA - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.000 rumah untuk warga Provinsi DKI Jakarta di 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kementerian PKP mengalokasikan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.000 rumah untuk warga Provinsi DKI Jakarta.
  • Kementerian PKP merencanakan renovasi sekitar 50 rumah sekaligus melakukan penataan kawasan kumuh di wilayah Menteng, Jakarta Pusat tanpa APBN.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.000 rumah untuk warga Provinsi DKI Jakarta di 2026.

Sejalan dengan program tersebut, Kementerian PKP juga akan melakukan penataan kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan di Jakarta pada 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut penataan tersebut akan dilakukan tanpa menggunakan APBN.

Satu dari sekian lokasi yang dipilih untuk penataan adalah Kelurahan Menteng, Jakarta. Ara, sapaan akrab Maruarar, menyebut bahwa kawasan Menteng akan ditata menjadi kawasan tematik seperti kampung kuliner.

"Sebelum program berjalan, kami akan berdialog dengan warga, apakah mereka setuju atau tidak. Setiap kebijakan publik harus melibatkan masyarakat agar program berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” kata Ara dikutip dari siaran pers pada Kamis (1/1/2026).

Di Kelurahan Menteng, saat ini terdapat dua unit rumah yang tengah direnovasi oleh Kementerian PKP melalui skema gotong royong.

Rekomendasi Untuk Anda

Gotong royong yang dimaksud dilakukan tanpa melibatkan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Progres renovasi dua unit rumah tersebut telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Januari 2026.

Baca juga: APBN 2026 Alokasikan Anggaran Renovasi Rumah Rakyat 400 Ribu Unit

“Ini contoh nyata bahwa dengan kolaborasi, perbaikan hunian bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Ara.

Ke depan, Kementerian PKP merencanakan renovasi sekitar 50 rumah sekaligus melakukan penataan kawasan kumuh di wilayah Menteng, Jakarta Pusat tanpa APBN.

Penataan akan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang akan berkontribusi dalam penyusunan desain rumah dan kawasan secara gratis.

"Kami ingin penataan kawasan ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga lingkungan," ucap Ara.

"IAI akan membantu mendesain rumah dan kawasan secara profesional tanpa biaya, sehingga hasilnya lebih tertata dan layak huni,” sambungnya. 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas