Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Material Sintered Stone Kian Diminati, Titanium Hadirkan Living Gallery di Semarang

Material ini mulai banyak digunakan untuk kebutuhan hunian hingga proyek komersial karena dinilai lebih adaptif terhadap iklim tropis.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Material Sintered Stone Kian Diminati, Titanium Hadirkan Living Gallery di Semarang
Istimewa
SINTERED STONE - Titanium Sintered Stone resmi membuka showroom terbaru di Semarang pada 14 April 2026. Konsep showroom mengedepankan nuansa Timeless Elegance melalui dominasi warna silver, abu-abu, dan dark tone yang merepresentasikan kemewahan modern. 

TRIBUNNEWS.COM – Tren penggunaan material sintered stone di industri arsitektur Indonesia terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap material premium yang menggabungkan estetika modern dan daya tahan tinggi. Material ini kini mulai banyak digunakan untuk kebutuhan hunian hingga proyek komersial karena dinilai lebih adaptif terhadap iklim tropis dan kebutuhan desain masa kini.

Direktur Marketing Platinum Ceramics Group, Jali Wijaya, mengatakan bahwa konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan tampilan visual, tetapi juga aspek ketahanan dan keberlanjutan material.

“Konsumen kini semakin cerdas, mereka tidak hanya melihat desain, tetapi juga daya tahan dan sustainability. Sintered stone hadir di titik temu antara estetika premium dan kebutuhan praktis sehari-hari,” ujar Jali Wijaya.

Baca juga: Infiniti Granite Tile Tampilkan Instalasi “The Unseen Act of Formation” di ARCH:ID 2026

Melihat perkembangan tersebut, Titanium Sintered Stone resmi membuka showroom terbaru di Semarang pada 14 April 2026. Mengusung konsep “A Living Gallery Unveiled”, showroom ini dirancang bukan hanya sebagai area display produk, tetapi juga ruang inspirasi desain bagi arsitek, desainer interior, hingga pemilik hunian.

Konsep showroom mengedepankan nuansa Timeless Elegance melalui dominasi warna silver, abu-abu, dan dark tone yang merepresentasikan kemewahan modern. Kehadiran showroom ini juga memperkuat posisi Platinum Ceramics Group yang telah berpengalaman selama 55 tahun di industri tile Indonesia.

Titanium Sintered Stone berada di bawah naungan Platinum Ceramics Group bersama tiga merek lainnya, yakni Infiniti Granite Tile, Platinum Ceramics, dan Asia Tile. Keempat merek tersebut dihadirkan dalam satu ekosistem untuk memberikan solusi material terintegrasi bagi berbagai kebutuhan proyek, mulai dari residensial hingga komersial berskala besar.

Secara teknis, sintered stone dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibanding material konvensional seperti batu alam dan marmer porus. Material ini memiliki tingkat kerataan tinggi, tahan gores dan noda, mudah dirawat, serta hadir dalam format big slab berukuran 120 x 240 cm yang memungkinkan tampilan lebih seamless dengan sambungan minimal.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, teknologi GritTech+ yang digunakan juga menghasilkan permukaan dengan efek mirror-like surface yang memberikan kesan mewah dan modern pada interior maupun eksterior bangunan.

Dalam implementasinya, sintered stone kini mulai banyak digunakan pada fasad rumah, dinding aksen interior, hingga kitchen top karena dinilai tahan panas dan mudah dibersihkan. Sementara di sektor komersial, material ini menjadi simbol profesionalisme dan modernitas ruang usaha.

Titanium Living Gallery Semarang juga menghadirkan konsep kolaboratif melalui kerja sama dengan coffee shop Blue Doors. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi ruang eksplorasi kreatif bagi komunitas arsitek dan desainer di Jawa Tengah.

“Showroom Titanium dihadirkan sebagai pusat inspirasi dan kolaborasi, dengan harapan kehadiran showroom ini, industri bangunan dan desain di Jawa Tengah akan lebih terwadahi dan berkembang dengan baik,” tutup Jali Wijaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas