Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Detoksifikasi Alami dengan Berpuasa

Secara ilmiah, kegiatan puasa merupakan proses detoksifikasi atau pengeluaran zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Iwan Apriansyah
TRIBUNNEWS.COM - Puasa itu memang menyehatkan dan penting. Secara ilmiah, kegiatan puasa merupakan proses detoksifikasi atau pengeluaran zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Racun tubuh bukan hanya berasal dari kotoran makanan saja, tapi hal-hal negatif dalam pikiran kita juga bisa meracuni tubuh kita.

Jadi, memang benar kita bukan saja diharuskan menahan lapar dan haus tapi juga menahan berbagai hawa nafsu yang bersifat negatif.

Kadang kita merasa lemas kala berpuasa. Itu wajar, karena efek dari penyesuaian tubuh. Supaya tetap semangat, coba deh ikuti saran-saran di bawah ini :

1. Usahakan makan sahur pada waktu menjelang imsak.
2. Makanlah sewajarnya pada saat sahur. Tidak perlu berlebihan karena semakin banyak makanan yang masuk akan semakin banyak tenaga yang diperlukan untuk mencernanya.
3. Hindari tidur terlalu banyak atau bermalas-malasan karena akan mengganggu metabolisme tubuh.
4. Sebaliknya lakukan kegiatan ringan dan menyenangkan hati, seperti berolah raga senam peregangan (stretching), yoga, jalan kaki, meditasi atau berzikir, membaca dan mendekatkan diri pada Tuhan. Aktifitas tersebut dapat memperlancar peredaran darah dan mempercepat proses pembuangan pada usus besar.
5. Berpikir yang sewajarnya dan tetap pada jalur ‘positive thinking’ alias berpikir positif supaya racun dari pikiran tidak mengotori tubuh.
6. Kekurangan kadar gula dan air dapat menyebabkan badan menjadi lemas. Pada saat berbuka awali dengan minum air putih dan lanjutkan dengan mengkonsumsi makanan manis secukupnya.
7. Seluruh hidangan berbuka tidak perlu dikonsumsi semua pada saat bersamaan.

Aturlah waktu makan kita menjadi tiga bagian. Pertama, hidangan ringan dan manis pada saat berbuka. Setelah sholat magrib, dilanjutkan dengan hidangan utama dalam porsi secukupnya.

Nanti setelah sholat tarawih, apabila perut kembali terasa lapar, beri cemilan atau konsumsi buah yang dapat mengenyangkan, seperti pisang atau apel. (salam ol)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas