Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ibnu Batutah Sang Penjelajah Mengalahkan Columbus

Hidup tokoh Islam ini dihabiskan untuk berkelana keliling dunia. Ibnu Batutah Berkeliling dunia sambil menyebarkan agama Islam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM - Hidup tokoh Islam ini dihabiskan untuk berkelana keliling dunia.
Ibnu Batutah Berkeliling dunia sambil menyebarkan agama Islam.

Tokoh yang memiliki nama lengkap Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim at-Tanji dan bergelar Syamsudin bin Batutah menyukai dunia penjelajahan.
Tak hanya menyebarkan agama Islam, beliau berkelana juga untuk mengenal budaya yang beragam dari berbagai negara.

Karena pengalamannya itu, beliau menjadi terkenal dan hidup sebagai pengembara.

Ibnu Batutah berkebangsaan Arab, ia lahir di Tanger, Maroko, pada 25 Februari 1304.

Penjelajahan beliau untuk pertama kali diawali dengan menunaikan ibadah haji. Saat itu, ia masih sangat muda dan berusia 21 tahun.

Mesir adalah negeri pertama yang dikunjungi Ibnu Batutah. Dalam perjalanan itu, ia takjub dengan pengalamannya berkelana.

Ibnu Batutah bertemu dengan banyak orang di berbagai tempat. Karena itulah, ia bersumpah untuk mengunjungi tempat sebanyak mungkin sepanjang hidupnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak cukup dengan pengalaman menjelajahnya, ia pun memutuskan untuk melalui jalan yang berbeda dengan yang sudah pernag dilaluinya.

Ibnu Batutah pun semakin terkenal! Bahkan, kisahnya ini disebut-sebut mengalahkan kehebatan Columbus sang penjelajah Benua Amerika.

Tidak hanya itu, penjelajahan beliau pun sampai ke Pulau Sumatera. Ibnu Batutah membuat buku tentang perjalanannya di Sumatera. Ia menyebut Pulau Sumatera sebagai "Pulau Jawa yang Menghijau"

Nilai buku itu baru tersaingi oleh catatan perjalanan yang dibuat pengembara Italia, Marcopolo (1254-1324).

Sumber: Kidnesia
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas