Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Santri Rumah Tahfidz Pelaihari Wajib Hafal Dua Ayat Sehari

Selama Ramadan, santri Rumah Tahfidz Pelaihar diajarkan cara menghafal surah-surah pendek dalam juzz Amma.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Choiruman

TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Lantunan ayat-ayat suci Alquran terdegar membahana. Dari balik dinding gedung yang belum rampung, sekitar 50 anak usia SD dan Taman Kanak-kanak (TK) dengan kompak membaca Surah Yassin.

Sesekali seorang ustadz berusaha memandu puluhan santri tersebut. "Tolong diulangi. Yang panjang, harus dibaca panjang. Jika pendek ya jangan dibaca panjang," ujarnya.

Itulah suasana pesantren Ramadan yang digelar Rumah Tahfidz Pelaihari.

Selama bulan suci ini, para santri belajar tata cara membaca Alquran hingga menghafalnya sejak pagi. Jika tidak bulan Ramadan, para santri belajar sore.

Tiba waktu salat zuhur, mereka pun mengikuti salat zuhur. Sebelumnya mereka dibimbing tata cara berwudu yang benar. Setelah salat zuhur, mereka baru diperbolehkan pulang.

Selama Ramadan, kegiatan tersebut semakin intens. Mereka juga diajarkan cara menghafal surah-surah pendek dalam juzz Amma.     

Rekomendasi Untuk Anda

"Setiap hari para santri harus menghafal minimal dua ayat. Surah Yassin diharapkan sudah hafal saat selesai Ramadan," ujar Soleh salah seorang ustadz.

Lembaga tersebut sengaja melatih para santri untuk menghafal Alquran karena otak mereka lebih mudah melakukannya dibandingkan orang dewasa.

"Memang belajar awalnya membaca Alquran. Karena sudah bisa, lalu meningkat menghafal (tahfidz) meskipun masih surah pendek," terangnya.

Orangtua juga bisa melakukan pemantauan karena setiap siswa dibekali kartu penilaian.

"Kalau nilainya C berarti tidak lancar sehingga kami bisa mengajarinya di rumah," ujar salah satu orangtua siswa, Mirnawati.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas