Memanusiakan Diri
IBADAH puasa diwajibkan oleh Allah SWT kepada seluruh umat beragama samawi tanpa terkecuali, meskipun cara dan metodenya
Editor:
Anwar Sadat Guna
Beliau bersabda, “Tuhanmu mempunyai kepada dirimu, dirimu mempunyai kepadamu, keluargamu mempunyai hak kepadamu, maka tunaikanlah hak itu kepada yang memilikinya”
Mengasah diri untuk menegakkan keadilan kepada Allah SWT, kepada diri sendiri, kepada keluarga, dan kepada orang lain dapat dilakukan dengan latihan berpuasa.
Sebab pada saat seorang muslim berpuasa telah menanam keimanan pada dirinya untuk “intim” mendekatkan dirinya kepada Allah SWT.
Memberi haknya kepada tubuh untuk istirahat dan revitalisasi organnya, memberi ruang untuk lebih akrab dengan keluarga dalam aktivitas puasa, dan mengasah empati kepada yang lain untuk saling berbagi.
Puasa dapat meraih keadilan, dan keadilan dapat mendekatkan diri kepada ketakwaan. Puasa bukan semata-mata ibadah untuk mencapai ridha Allah SWT tetapi juga sebagai kebutuhan manusia untuk memanusiakan dirinya. (*)