Berapa Jarak Waktu Paling Tepat Antara Santap Sahur dan Adzan Subuh?
Jeda antara makan sahur hingga adzan subuh adalah, kira-kira kadar seseorang membaca Alqur'an kurang lebih sampai 50 ayat.
Editor: Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Ulama asal Kalimantan Selatan, Khairullah Anwar Luthfi menjelaskan makan sahur hukumnya tidaklah wajib. Tetapi, Rasulullah SAW memerintahkan makan sahur dengan perintah yang sangat ditekankan.
"Sahur adalah perkara yang sangat dianjurkan, berdasarkan perintah nabi : "makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya padanya ada keberkahan" (HR. Bukhari & Muslim)," kata Ketua Badan Pengelola Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin ini.
Khairullah menambahkan Imam Ibnu Daqiq Al-Ied mengatakan menegakkan sunah mewajibkan pelakunya mendapatkan pahala.
"Dan berkah bisa kembali kepada kemanfaatan orang yang berpuasa itu sendiri, baik didunia ataupun nanti diakhirat. (Ihkamul ihkam syarh umdatul ahkam)," ujar Lulusan Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah, lulus tahun 2004 ini.
Sementara untuk waktu yang paling bagus makan sahur adalah, atau jeda antara makan sahur hingga adzan subuh adalah, kira-kira kadar seseorang membaca Alqur'an kurang lebih sampai 50 ayat (20-30menit).
Itu sebagaimana dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu berkata :"Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu melaksanakan shalat. Anas berkata, Aku bertanya kepada Zaid: “Berapa jarak antara adzan dan sahur ?”. Dia menjawab : ‘seperti lama membaca 50 ayat’” (HR. Bukhari dan Muslim).
Soal perintah Menyelisihi ahli Kitab, berdasarkan hadits dari Amru bin Al Ash dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab ialah makan sahur” (HR. Muslim).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.