Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jelang Tarawih Pertama Malam ini, Berikut Doa Menyambut Ramadan, Bulan Penuh Berkah

Dengan membaca doa tersebut, kita berharap Allah memanjangkan usia sehingga dapat menjumpai Ramadan dan melaksanakan puasa sebulan penuh

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bobby Wiratama
zoom-in Jelang Tarawih Pertama Malam ini, Berikut Doa Menyambut Ramadan, Bulan Penuh Berkah
Getty Images
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Sesuai dengan sidang isbat kemarin, Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018) esok hari.

Penetapan ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

"Kami tetapkan 1 Ramadahan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018," kata Lukman, saat memberikan keterangan pers.

Menurut Lukman, kesepakatan sidang isbat dibuat berdasarkan dua hal, yaitu perhitungan hisab dan laporan petugas tersumpah di lapangan yang melihat hilal dari 95 titik.

Berdasarkan penetapan awal puasa ini, maka umat Islam di Indonesia mulai melakukan shalat tarawih pada Rabu (16/5/2017) malam.

Kemudian, puasa pertama dilakukan pada Kamis.

Sidang isbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku pemerintah dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, dalam sidang isbat Kemenag mengawalinya dengan mendengarkan pemaparan dari tim hisab dan rukyat terkait posisi hilal menjelang awal Ramadhan.

Sidang kali ini dihadiri oleh sejumlah pihak, baik dari para duta besar negara-negara sahabat, Pimpinan Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, Kemenag juga mengundang, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Karena jatuh pada esok hari, malam ini salat tarawih pun sudah digelar.

Oleh karenanya, setiap kali hendak memasuki bulan Ramadhan,ada baiknya kita memulainya dengan doa.

Para sahabat Rasulullah Muhammad SAW, selain menyambut dengan gembira datangnya puasa, mereka berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan.

Dalam sebuah keterangan yang dijelaskan oleh Al Hafidz Ibnu Rajab, para sahabat dan generasi setelahnya menyambut dengan doa-doa.

Harapannya, mereka bisa mendapatkan banyak pahala di bulan Ramadhan dan tidak menyia-nyiakannya.

Salah satu contoh doa itu, diriwayatkan oleh Yahya bin Abi Katsir, seorang ualama tabiin, mengtakan doa menyambut Ramadhan itu;

Allahumma salimni li romadhona wa salim romadhana li wa salimhu minni mutaqoballa.

“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264)

Doa lainnya adalah doa yang dipanjatkan ketika melihat hilal atau tanda mulai masuknya bulan Ramadhan.

Doa menjelang Ramadan itu dalam bahasa arab: Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmani was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh

Allahu akbar, ya Allah jadikanlah hilal itu bagi kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan islam, dan membawa taufiq yang membimbing kami menuju apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Tuhan kami dan Tuhan kamu (wahai bulan), adalah Allah.” (HR. Ahmad 888, Ad-Darimi dalam Sunannya no. 1729, dan dinilai shahih oleh Syua’ib Al-Arnauth dalam Ta’liq Musnad Ahmad, 3/171).

Dengan memabaca doa tersebut, kita berharap Allah memanjangkan usia sehingga dapat menjumpai Ramadan dan melaksanakan puasa sebulan penuh, dalam keadaan beriman dan sehat.
(Tribunnews.com/Bobby Wiratama)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas