Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gus Miftah Sampaikan Hikmah dari Ibadah di Rumah, tanpa Dilihat dan Dipuji Orang Lain

Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang sering disapa Gus Miftah, menyampaikan hikmah beribadah di rumah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
zoom-in Gus Miftah Sampaikan Hikmah dari Ibadah di Rumah, tanpa Dilihat dan Dipuji Orang Lain
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang sering disapa Gus Miftah, menyampaikan hikmah beribadah di rumah. 

TRIBUNNEWS.COM - Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang sering disapa Gus Miftah, menyampaikan hikmah beribadah di rumah.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @gusmiftah, Selasa (21/4/2020), menurutnya, saat beribadah di rumah, masyarakat harus mempertahankan ibadahnya.

Pernyataan Gus Miftah ini terkait anjuran pemerintah untuk beribadah di rumah, selama pandemi virus corona.

"Salah satu hikmah ketika kita harus beribadah di rumah saja, adalah mampu tidak kita mempertahankan ibadah kita," ujarnya.

Ia menyebut, umat Islam bisa menunaikan salat ataupun ibadah lainnya, tanpa orang lain tahu.

"Ketika kita harus beribadah di rumah tanpa harus dilihat orang lain," kata dia.

Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab dengan sapaan Gus Miftah
Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab dengan sapaan Gus Miftah (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Menurut Gus Miftah, mungkin ada orang yang melakukan ibadah untuk mengharap pujian dari orang lain saja.

Rekomendasi Untuk Anda

"Selama ini mungkin kita semangat belajar di rumah karena kita dilihat orang lain, karena kita mengharap pujian orang lain," ungkapnya.

Baca: Gus Miftah Tanggapi Usulan Puasa Ramadan Diganti Fidyah karena Pandemi Corona: Kok Saya Gagal Paham

Baca: Syekh Ali Jaber: Ibadah Ramadan Saat Pandemi, Jadikan Rumahku Surgaku

Baca: Kisah Muksin Sembuh Dari Corona Setelah Dirawat di RSUD Jayapura: Fokus Ibadah Hingga Khatam Alquran

Sehingga, melaksanakan ibadah di rumah ini bisa jadi sebagai ujian untuk kita, untuk kualitas ibadah yang lebih baik.

"Maka di saat Allah menguji kita dengan beribadah di rumah, mampu tidak kita mempertahankan kualitas ibadah kita," jelas Gus Miftah.

"Maka hikmah ketika kita harus beribadah di rumah ini adalah, akankah semangat kita sama seperti beribadah di masjid," tegasnya.

"Adakah hikmah dari himbauan untuk beribadah dirumah?

Salah satu hikmah nya adalah mampu tidak kita mempertahankan kwalitas ibadah kita ketika sendiri sebaik ketika kita ibadah dihadapan orang lain?

Menjaga semangat ibadah baik ketika sendiri maupun ketika bersama orang lain," tulis Gus Miftah.

Imbauan Kemenag

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas