Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ramadan 2021

Bacaan Doa Qunut dan Tata Caranya: Dilengkapi dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Berikut adalah bacaan doa Qunut yang lengkap dengan tulisan arab, latin dan terjemahan. Artikel ini dilengkapi tata cara doa Qunut.

Bacaan Doa Qunut dan Tata Caranya: Dilengkapi dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan
aboutislam.net
Berikut adalah bacaan doa Qunut yang lengkap dengan tulisan arab, latin dan terjemahan. Artikel ini dilengkapi tata cara doa Qunut. 

Makna dari doa Qunut nazilah lebih kepada meminta perlindungan dari mara bahaya.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Magrib di Kota Pekanbaru Hari Ini, Selasa 20 April 2021 serta Doa Berbuka

Tata Cara Doa Qunut Subuh

Bagi kalangan yang berpendapat doa Qunut Subuh adalah sunah, membaca doa ini dilakukan ketika memasuki rakaat kedua, tepat saat masih berada di posisi berdiri setelah membaca bacaan iktidal, sebelum beranjak ke posisi sujud pertama dalam rakaat tersebut.

Jika dalam sholat berjamaah, imam dianjurkan untuk mengeraskan suara, sedangkan makmum mengamini doa yang dibacakan imam.

Imam dianjurkan mengubah lafal “ihdinî (berilah aku petunjuk)” dalam doa qunut sholat subuh menjadi “ihdinâ (berilah kami petunjuk)”.

Ini terjadi karena sang imam dalam posisi sedang memimpin sholat, serta berdoa bukan untuk dirinya saja, melainkan bersama seluruh jamaah subuh yang diimaminya.

Ketika doa yang dibacakan berisi permohonan (harapan) atau permintaan, maka dianjurkan posisi telapak tangan menghadap ke atas.

Sebaliknya, jika sampai pada doa yang berisi menolak bala, maka posisi punggung tangan yang menghadap ke atas (membalikkan telapak tangan).

Bacaan Doa Qunut

Doa Qunut Subuh
Doa Qunut Subuh (Risalah Tuntunan Shalat Lengkap)

“Allaahumahdinii fiiman hadait, Wa aafinii fiiman aafait, Watawallani fiimantawallait, Wabaariklii fiimaaan aktoit, Waqini birahmatika syaramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha alaik, Wainnahu layadzillu mawwalait, Wala ya idzuman aadait, Tabarak tarabannaa wata aalait, Falakal hamdu alamaa qadhait, Astagfiruka wa atuubu ilaik, Washallalloohu ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala aalihi washahbihi wabaarik wasallam”

Halaman
1234
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas