Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bacaan Niat, Tata Cara Shalat Tarawih dan Witir, Disertai Doa Kamilin

Simak niat dan tata cara niat Shalat Tarawih, dilengkapi doa witir & kamilin setelah shalat tarawih yang bisa dikerjakan secara jamaah atau sendirian.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gigih
Editor: Sri Juliati
zoom-in Bacaan Niat, Tata Cara Shalat Tarawih dan Witir, Disertai Doa Kamilin
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Sejumlah warga memanfaatkan waktu untuk mengaji sambil menunggu berbuka puasa di Masjid Pekojan Semarang, Jawa Tengah. Pada bulan Ramadan Masjid Pekojan selalu ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah. Setiap masuk waktu salat, jamaahnya selalu ramai hingga menjelang salat tarawih. Keistimewaan lainnya adalah setiap menjelang waktu berbuka puasa selalu tersaji bubur India yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut bacaan doa-doa niat dan tata cara shalat Tarawih dan Witir.

Saat bulan Ramadhan, kita dianjurkan untuk melaksanakan ibadah shalat Tarawih dan ditutup dengan shalat Witir.

Shalat Tarawih adalah salat sunnah yang dilakukan khusus hanya pada bulan Ramadan.

Sementara shalat Witir adalah salat sunat dengan jumlah rakaat ganjil.

Adapun jumlah salat tarawih sendiri sama dengan jumlah salat tarawih berjamaah, yaitu maksimal 20 rakaat, dan minimal dua rakaat.

Shalat Tarawih bisa dikerjakan secara jamaah maupun sendirian.

Waktu mengerjakan Shalat Tarawih dimulai setelah shalat Isya sampai datangnya Subuh atau fajar.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah melaksanakan Shalat Tarawih juga dapat membaca doa kamilin.

Baca juga: Bacaan Doa Setelah Shalat Tarawih dan Witir, Termasuk Doa Kamilin, Disertai Lafal Latin dan Arti

Baca juga: Panduan Tata Cara Shalat Tarawih dan Witir, Dilengkapi dengan Bacaan Niat dalam Arab dan Latin

 Niat salat tarawih sebagai imam.

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Niat salat tarawih sebagai makmum.

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas