Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dakwah Unik Ala Ustaz di Tangerang, Pakai Kostum Badut, Ajari Anak-anak Mengaji

Ustaz Yahya Eduward Hendrawan melakukan cara unik untuk berdakwah. Ia mendandani dirinya jadi badut.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dakwah Unik Ala Ustaz di Tangerang, Pakai Kostum Badut, Ajari Anak-anak Mengaji
Kompas.com/Garry Andrew Lotulung
Yahya Edward Hendrawan, seorang guru mengaji tinggal di daerah Pinang, Kota Tangerang. Sehari-hari, Yahya biasa mengajar di Panti Asuhan Darussalam, Pinang, Kota Tangerang. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Ustaz Yahya Eduward Hendrawan melakukan cara unik untuk berdakwah. Ia mendandani dirinya jadi badut.

Tak sekadar menghibur, ia memotivasi anak didiknya mengaji.

Baca juga: VIRAL Nenek Cari Nafkah Pakai Kostum Badut Sampai Malam bersama Cucunya, Suaminya Alami Kelumpuhan

Baca juga: Pandemi Covid-19 Kian Perkuat Transformasi Dakwah GP Ansor

Ustaz yang merupakan warga RT 08/ RW 04 Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ini rela menjadi badut untuk menstimulus anak-anak rajin belajar.

Pria yang gemar berdakwah ini kesehariannya mengajar anak-anak mengaji di Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur, kawasan Pinang, Kota Tangerang.

Alasannya, mengajar sambil berkostum badut tak lain untuk memotivasi anak didiknya.

Yahya Edward Hendrawan, seorang guru mengaji tinggal di daerah Pinang, Kota Tangerang. Sehari-hari, Yahya biasa mengajar di Panti Asuhan Darussalam, Pinang, Kota Tangerang.
Yahya Edward Hendrawan, seorang guru mengaji tinggal di daerah Pinang, Kota Tangerang. Sehari-hari, Yahya biasa mengajar di Panti Asuhan Darussalam, Pinang, Kota Tangerang. (Kompas.com/Garry Andrew Lotulung)

Anak-anak pun sontak terhibur dengan aksi guru ngajinya itu.

"Saya begini untuk menghibur sekaligus mengajarkan. Persepsi orang umumnya badut itu hanya menghibur dan materi. Tapi kalau saya enggak. Ada akhlak yang saya tanamkan kepada anak-anak supaya teringat di memorinya," ujarnya, Kamis (6/2/2020).

Rekomendasi Untuk Anda

Berdakwah dan mengajar ngaji sambil berkostum badut sudah dilakukan Yahya sedari 10 tahun.

Yahya mengatakan, awalnya keluarga tak terima bila ia membuka jasa 'Badut Syariah'.

Namun, kata Yahya, karena pemahaman yang diberikan dan ingin menjadi pembeda dari yang lain, akhirnya keluarga menyetujuinya.

"Sekarang saya ini mirip Haji Rhoma Irama. Kalau dia berdakwah melalui dangdut, tapi saya berdakwah berkostum badut," ucapnya.

Sang Anak Ikut Dandan Ala Badut
Yahya saat ini memiliki dua anak. Salah satu anaknya, Mirza berusia 3,5 tahun kerap ikut Yahya mengajar ngaji.

Uniknya, Mirza juga turut dipersolek menjadi badut di saat mendampingi ayahnya.

Ketika berkostum, Mirza disebut Bacil 'Badut Cilik'.

"Kalau Bacil memang dia ngaji di sini. Kalau saya berkostum badut, dia ikutan. Jadi, saya ngajak Bacil ini kalau ngajar di yayasan dia mengaji. Sambil memotivasi anak-anak yang takut jadi nggak takut," kata sang Ustaz.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas