Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2021

Hari Pertama Larangan Mudik, Stasiun Pasar Senen Nampak Kosong

Sejumlah fasilitas transportasi baik itu stasiun kereta maupun terminal bus tidak melayani penumpang yang tak memenuhi syarat di masa larangan mudik

Hari Pertama Larangan Mudik, Stasiun Pasar Senen Nampak Kosong
tribunnews.com, Danang Triatmojo
Stasiun Pasar Senen tampak kosong. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Larangan masyarakat melakukan perjalanan mudik berlaku efektif mulai hari ini, Kamis (6/5/2021).

Sejumlah fasilitas transportasi baik itu stasiun kereta maupun terminal bus tidak melayani penumpang yang tak memenuhi syarat di masa larangan mudik lebaran.

Imbas dari larangan mudik, situasi di Stasiun Pasar Senen tampak kosong.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com pukul 13.00 WIB, tak terlihat calon penumpang yang duduk di deretan kursi tunggu.

Hanya terlihat beberapa petugas Stasiun Pasar Senen berlalu lalang. Sementara calon penumpang terlihat cuma hitungan jari.

Mereka juga tak nampak membawa barang bawaan seperti koper, melainkan hanya tas ransel.

Salah seorang petugas Stasiun Pasar Senen mengatakan perjalanan kereta di masa larangan mudik hanya diperuntukan bagi calon penumpang yang memenuhi persyaratan. Semisal surat keterangan sehat, surat perjalanan dinas dari kantor, dan surat izin keluar masuk. 

"Itu persyaratannya harus lengkap, kalau udah lengkap baru bisa (beli tiket)," kata salah seorang petugas stasiun, Kamis.

Adapun perjalanan kereta pagi hari tadi yakni kereta Bengawan, Serayu, dan Progo dengan tujuan Lempuyangan, Purwokerto, dan Tegal.

"Jadi cuma tiga kereta itu," tuturnya.

Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta Eva Chairunisa menegaskan bahwa operasional kereta api jarak jauh (KAJJ) pada periode larangan mudik 6 - 17 Mei bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik lebaran.

Baca juga: Kisah Aipda Gungun Ditabrak Pemudik yang Nekat Lewati Penjagaan Polisi

Adapun jumlah kereta yang dioperasikan untuk pelaku perjalanan mendesak non mudik di wilayah Daop 1 Jakarta hanya terdapat 7 kereta. Diantaranya 4 KAJJ keberangkatan dari Stasiun Gambir dan 3 KAJJ keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dengan tujuan Tegal, Purwokerto, Purwosari, Solo, Surabaya, dan Malang. 

"KAI Daop 1 Jakarta memastikan operasional Kereta Api Jarak Jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran," kata Eva kepada wartawan.

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas