Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lebaran 2021

Tata Cara Takbiran Idul Fitri, Lengkap dengan Lafal Bacaan Takbir beserta Artinya

Menggemakan bacaan takbir 'Allahu Akbar' juga merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan kepada Allah.

Tata Cara Takbiran Idul Fitri, Lengkap dengan Lafal Bacaan Takbir beserta Artinya
pasarkreasi.com
Ilustrasi Takbiran dalam suasana Normal 

TRIBUNNEWS.COM - Di penghujung Ramadhan dan memasuki hari raya Idul Fitri 1 Syawal, umat muslim dianjurkan untuk banyak berzikir mengagungkan Allah.

Satu caranya yakni dengan menggemakan bacaan takbir 'Allahu Akbar', sebagaimana ini juga merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan kepada Allah.

Pemerintah Indonesia telah mengimbau agar masyarakat tidak melakukan takbir keliling di malam idul fitri.

Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kerumunan, mengingat pandemi virus corona masih terjadi.

Disisi lain, untuk takbiran di masjid juga diimbau dilakukan secara terbatas maksimal 10% dari kapasitas masjid dan musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan COVID-19.

Bagi masyarakat yang tidak bisa datang ke masjid untuk takbiran ataupun juga melakukan shalat ied di rumah, bisa mengumandangkan takbir bersama keluarga di rumah.

Baca juga: TATA CARA Sholat Idul Fitri di Rumah, Dilengkapi dengan Teks Materi Khutbah Singkat

Baca juga: Cara Membuat Kartu Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 Melalui Twibbon, Ini Linknya

Berikut ketentuan takbiran dari Kemenag dalam Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

1. Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam rangka mengagungkan asma Allah sesuai yang diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan musala, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dilaksanakan secara terbatas, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

b. Kegiatan takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian.

c. Kegiatan Takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan musala.

Kapan dimulainya takbiran?

Halaman
1234

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Ikuti kami di
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas