Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Surat At-Takwir Ayat 1-29 dengan Arab, Latin, dan Terjemahannya

Berikut ini adalah surat At-Takwir ayat 1 sampai 29 yang dilengkapi dengan Arab, latin, dan terjemahannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Surat At-Takwir Ayat 1-29 dengan Arab, Latin, dan Terjemahannya
Freepik
Ilustrasi Al-Quran - Surat At-Takwir ayat 1 hingga 29 dengan Arab, latin, dan artinya, dapat disimak di dalam artikel berikut ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak berikut ini adalah surat At-Takwir ayat 1 hingga 29.

Bacaan Al Quran surat At-Takwir ayat 1 hingga 29 ini dilengkapi dengan Arab, latin, dan artinya.

Surat At-Takwir merupakan surat ke-81 dalam Al-Quran dan tergolong dalam surat Makkiyah.

Surat At-Takwir terdiri atas 29 ayat yang memiliki arti terbelah yang berasal dari dasar kata kuwwirat di ayat pertama surat ini.

Surat At-Takwir bisa dijadikan salah satu bacaan saat shalat Tarawih.

Berikut surat At-Takwir ayat 1-29, dikutip dari Quran Kemenag:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْۖ

Iżasy-syamsu kuwwirat.

1. Artinya: Apabila matahari digulung,

وَاِذَا النُّجُوْمُ انْكَدَرَتْۖ

Wa iżan-nujūmunkadarat.

Rekomendasi Untuk Anda

2. Artinya: apabila bintang-bintang berjatuhan,

وَاِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْۖ

Wa iżal-jibālu suyyirat.

3. Artinya: apabila gunung-gunung dihancurkan,

وَاِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْۖ

Wa iżal-‘isyāru ‘uṭṭilat.

4. Artinya: apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),

وَاِذَا الْوُحُوْشُ حُشِرَتْۖ

Wa iżal-wuḥūsy ḥusyirat.

5. Artinya: apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,

وَاِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْۖ

Wa iżal-biḥāru sujjirat.

6. Artinya: apabila lautan dipanaskan,

وَاِذَا النُّفُوْسُ زُوِّجَتْۖ

Wa iżan-nufūsu zuwwijat.

7. Artinya: apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),

وَاِذَا الْمَوْءٗدَةُ سُىِٕلَتْۖ

Wa iżal-mau'ūdatu su'ilat.

8. Artinya: apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,

بِاَيِّ ذَنْۢبٍ قُتِلَتْۚ

Bi'ayyi żambin qutilat.

9. Artinya: “Karena dosa apa dia dibunuh,”

وَاِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْۖ

Wa iżaṣ-ṣuḥufu nusyirat.

10. Artinya: apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,

وَاِذَا السَّمَاۤءُ كُشِطَتْۖ

Wa iżas-samā'u kusyiṭat.

11. Artinya: apabila langit dilenyapkan,

وَاِذَا الْجَحِيْمُ سُعِّرَتْۖ

Wa iżal-jaḥīmu su‘‘irat.

12. Artinya: apabila (neraka) Jahim dinyalakan,

وَاِذَا الْجَنَّةُ اُزْلِفَتْۖ

Wa iżal-jannatu uzlifat.

13. Artinya: dan apabila surga didekatkan,

عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّآ اَحْضَرَتْۗ

‘Alimat nafsum mā aḥḍarat.

14. Artinya: setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.

فَلَآ اُقْسِمُ بِالْخُنَّسِۙ

Falā uqsimu bil-khunnas(i).

15. Artinya: Aku bersumpah demi bintang-bintang

الْجَوَارِ الْكُنَّسِۙ

Al-jawāril-kunnas(i).

16. Artinya: yang beredar lagi terbenam,

وَالَّيْلِ اِذَا عَسْعَسَۙ

Wal-laili iżā ‘as‘as(a).

17. Artinya: demi malam apabila telah larut,

وَالصُّبْحِ اِذَا تَنَفَّسَۙ

Waṣ-ṣubḥi iżā tanaffas(a).

18. Artinya: demi subuh apabila (fajar) telah menyingsing,

اِنَّهٗ لَقَوْلُ رَسُوْلٍ كَرِيْمٍۙ

Innahū laqaulu rasūlin karīm(in).

19. Artinya: sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril)

ذِيْ قُوَّةٍ عِنْدَ ذِى الْعَرْشِ مَكِيْنٍۙ

Żī quwwatin ‘inda żil-‘arsyi makīn(in).

20. Artinya: yang memiliki kekuatan dan kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki ʻArasy,

مُّطَاعٍ ثَمَّ اَمِيْنٍۗ

Muṭā‘in ṡamma amīn(in).

21. Artinya: yang di sana (Jibril) ditaati lagi dipercaya.

وَمَا صَاحِبُكُمْ بِمَجْنُوْنٍۚ

Wa mā ṣāḥibukum bimajnūn(in).

22. Artinya: Temanmu (Nabi Muhammad) itu bukanlah orang gila.

وَلَقَدْ رَاٰهُ بِالْاُفُقِ الْمُبِيْنِۚ

Wa laqad ra'āhu bil-ufuqil-mubīn(i).

23. Artinya: Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang.

وَمَا هُوَ عَلَى الْغَيْبِ بِضَنِيْنٍۚ

Wa mā huwa ‘alal-gaibi biḍanīn(in).

24. Artinya: Dia (Nabi Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang gaib.

وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطٰنٍ رَّجِيْمٍۚ

Wa mā huwa biqauli syaiṭānir rajīm(in).

25. Artinya: (Al-Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk.

فَاَيْنَ تَذْهَبُوْنَۗ

Fa aina tażhabūn(a).

26. Artinya: Maka, ke manakah kamu akan pergi?

اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَۙ

In huwa illā żikrul lil-‘ālamīn(a).

27. Artinya: (Al-Qur’an) itu tidak lain, kecuali peringatan bagi semesta alam,

لِمَنْ شَاۤءَ مِنْكُمْ اَنْ يَّسْتَقِيْمَۗ

Liman syā'a minkum ay yastaqīm(a).

28. Artinya: (yaitu) bagi siapa di antaramu yang hendak menempuh jalan yang lurus.

وَمَا تَشَاۤءُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ

Wa mā tasyā'ūna illā ay yasyā'allāhu rabbul-‘ālamīn(a).

29. Artinya: Kamu tidak dapat berkehendak, kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas