Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Surat Al Insyiqaq Ayat 1-25 dalam Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

Surat Al-Insyiqaq merupakan surah ke-84 dalam Alquran. Surat ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Bangkit Nurullah
zoom-in Surat Al Insyiqaq Ayat 1-25 dalam Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan
Tribun Jateng
Ilustrasi membaca Alquran - Surat Al Insyiqaq Ayat 1-25 dalam Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan 

TRIBUNNEWS.COM - Simak bacaan surat Surah Al Insyiqaq dalam artikel ini.

Surat Al Insyiqaq merupakan surah ke-84 dalam Alquran.

Surat ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah yang diturunkan setelah surah Al Taffif/Al Mutaffifin.

Dinamai Al Insyiqaaq, diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq

Berikut bacaan surat Al Insyiqaq Ayat 1-25 dalam tulisan arab dan latin beserta terjemahannya, dikutip Tribunnews.com dari laman Qur’an Kemenag:

1. اِذَا السَّمَاۤءُ انْشَقَّتْۙ

Iżas-samā'unsyaqqat.

Artinya: Apabila langit terbelah

2. وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۙ

Wa ażinat lirabbihā wa ḥuqqat.

Artinya: serta patuh kepada Tuhannya dan sudah semestinya patuh.

Baca juga: Surat Al Adiyat Ayat 1-11 dalam Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahannya

3. وَاِذَا الْاَرْضُ مُدَّتْۙ

Wa iẓal-arḍu muddat.

Rekomendasi Untuk Anda

Artinya: Apabila bumi diratakan,

4. وَاَلْقَتْ مَا فِيْهَا وَتَخَلَّتْۙ

Wa alqat mā fīhā wa takhallat.

Artinya: memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,

5. وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۗ

Wa ażinat lirabbihā wa ḥuqqat.

Artinya: serta patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.

6. يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلٰقِيْهِۚ

Yā ayyuhal-insānu innaka kādiḥun ilā rabbika kadḥan fa mulāqīh(i).

Artinya: Wahai manusia, sesungguhnya engkau telah bekerja keras menuju (pertemuan dengan) Tuhanmu. Maka, engkau pasti menemui-Nya)

7. فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖۙ

Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnih(ī).

Artinya: Adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,

8. فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَّسِيْرًاۙ

Fa saufa yuḥāsabu ḥisābay yasīrā(n).

Artinya: dia akan dihisab dengan pemeriksaan yang mudah

9. وَّيَنْقَلِبُ اِلٰٓى اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ

Wa yanqalibu ilā ahlihī masrūrā(n).

Artinya: dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.

10. وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ وَرَاۤءَ ظَهْرِهٖۙ

Wa ammā man ūtiya kitābahū warā'a ẓahrih(ī).

Artinya: Adapun orang yang catatannya diberikan dari belakang punggungnya,

11. فَسَوْفَ يَدْعُوْا ثُبُوْرًاۙ

Fa saufa yad‘ū ṡubūrā(n).

Artinya: dia akan berteriak, “Celakalah aku!”

12. وَّيَصْلٰى سَعِيْرًاۗ

Wa yaṣlā sa‘īrā(n).

Artinya: Dia akan memasuki (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).

13. اِنَّهٗ كَانَ فِيْٓ اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ

Innahū kāna fī ahlihī masrūrā(n).

Artinya: Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).

14. اِنَّهٗ ظَنَّ اَنْ لَّنْ يَّحُوْرَ ۛ

Innahū ẓanna allay yaḥūr(a).

Artinya: Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).

15. بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ

Balā, inna rabbahū kāna bihī baṣīrā(n).

Artinya: Tidak demikian. Sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.

16. فَلَآ اُقْسِمُ بِالشَّفَقِۙ

Falā uqsimu bisy-syafaq(i).

Artinya: Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,

17. وَالَّيْلِ وَمَا وَسَقَۙ

Wal-laili wa mā wasaq(a).

Artinya: demi malam dan apa yang diselubunginya,

18. وَالْقَمَرِ اِذَا اتَّسَقَۙ

Wal-qamari iżattasaq(a).

Artinya: dan demi bulan apabila jadi purnama,

19. لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَنْ طَبَقٍۗ

Latarkabunna ṭabaqan ‘an ṭabaq(in).

Artinya: sungguh, kamu benar-benar akan menjalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).

20. فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَۙ

Famā lahum lā yu'minūn(a).

Artinya: Maka, mengapa mereka tidak mau beriman?

21. وَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَ ۗ ۩

Wa iżā quri'a ‘alaihimul-qur'ānu lā yasjudūn(a).

Artinya: Apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,

22. بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُكَذِّبُوْنَۖ

Balil-lażīna kafarū yukażżibūn(a).

Artinya: bahkan orang-orang yang kufur itu mendustakan(-nya).

23. وَاللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا يُوْعُوْنَۖ

Wallāhu a‘lamu bimā yū‘ūn(a).

Artinya: Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).

24. فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ

Fa basysyirhum bi‘ażābin alīm(in).

Artinya: Maka, berilah mereka kabar ‘gembira’ dengan azab yang pedih,

25. اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ ࣖ

Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lahum ajrun gairu mamnūn(in).

Artinya: Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Bagi merekalah pahala yang tidak putus-putus.

(Tribunnews.com/Bangkit N)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas